• Kamis, 4 Juni 2026

Misteri Bau Tak Sedap di Toren, Sekuriti Temukan ART Meninggal di Rumah

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 12:55 WIB
Penemuan jasad ART di dalam toren air di Kelapa Gading mengungkap misteri baru. Polisi menyelidiki penyebab dan kronologi kejadian. #KematianMisterius #KelapaGading #Penyelidikan (Amirulah)
Penemuan jasad ART di dalam toren air di Kelapa Gading mengungkap misteri baru. Polisi menyelidiki penyebab dan kronologi kejadian. #KematianMisterius #KelapaGading #Penyelidikan (Amirulah)

Sulawesitoday - Seorang wanita asisten rumah tangga (ART), NM (64), ditemukan tewas di dalam toren di sebuah rumah di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Penemuan ini bermula saat seorang sekuriti kompleks, Sulaeman, mencium bau tak sedap di sekitar lokasi penemuan mayat.

Sulaeman, yang memiliki tugas rutin apel pagi, mendapati kejadian mengerikan itu setelah dihampiri oleh sopir rumah yang memberi tahu tentang seorang pembantu yang ditemukan tewas di lantai atas rumah.

Baca Juga: Lolos Seleksi KPU, Sherly Tjoanda Resmi Gantikan Almarhum Benny Laos di Pilkada Maluku Utara 2024

“Pak, tolong pak,” ujar sopir rumah tersebut saat menghentikan Sulaeman. Dengan sigap, Sulaeman pun naik ke lantai atas, mendapati toren air dalam kondisi terbuka.

“Begitu saya longok ke dalam, ya posisi jenazah sudah tergeletak. Menghadap ke atas, dan tidak pakai busana, hanya pakai BH,” kata Sulaeman, menggambarkan pemandangan yang begitu mengejutkan bagi dirinya.

Baca Juga: Bukan Kucing, Pria Misterius di Pangkep Kubur Janin! Bikin Heboh Warga, Polisi Lacak Pelakunya

Peristiwa penemuan mayat ini menyisakan tanda tanya besar, terutama dengan kondisi tubuh korban yang tergeletak di dalam toren.

“Agak ada cium nggak enak gitu. Tapi di luar toren itu tidak ada bau-bau yang tidak enak, tidak ada,” ujar Sulaeman. Hal ini menunjukkan bahwa bau tak sedap tersebut baru tercium setelah Sulaeman mendekati toren, menambah keanehan di balik penemuan ini.

Baca Juga: BPOM Warning Skincare Abal-Abal Bisa Fatal, Pidana 12 Tahun dan Denda Rp 5 Miliar Menanti

Sulaeman menjelaskan bahwa dia juga melihat adanya busa di sekitar mulut korban, meskipun tak tampak adanya luka lebam pada tubuh korban yang bisa menunjukkan tanda-tanda kekerasan fisik. “Mulut, busa di mulut ada. (Luka lebam di tubuh) Nah itu saya nggak lihat,” tambahnya.

Setelah melihat kondisi mayat dalam toren, Sulaeman segera melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas setempat.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Brutal di Makassar, Remaja Sumbu Pendek Mengamuk di Warung Sop

“Saya hubungi Bapak Babinkamtibmas, Bimas Polsek Kelapa Gading. Orang pertama yang sudah hubungi beliau,” ungkapnya, menjelaskan langkah-langkah yang ia ambil untuk memastikan adanya tindak lanjut dari pihak kepolisian. Tak lama setelah laporan tersebut, tim kepolisian tiba di lokasi untuk menangani situasi dan melakukan evakuasi terhadap korban.

Saat proses evakuasi dilakukan, Sulaeman mengaku sudah tidak berada di tempat kejadian dan menyerahkan penanganan lebih lanjut sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Menurut laporan lanjutan, kasus ini tengah diusut secara mendalam oleh kepolisian Kelapa Gading, dengan sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini