Sulawesitoday - Dalam sebuah operasi yang mengguncang Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, polisi menangkap seorang wanita bernama Sekar Arum Widara atas dugaan pengedaran uang palsu dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Sosok yang sebelumnya dikenal di ranah hiburan ini kini justru terlibat kasus kriminal yang menuai sorotan publik.
Peristiwa bermula pada Rabu (2/4/2025) ketika Sekar terlihat melakukan transaksi pembelian di sebuah mal di kawasan tersebut. Menurut keterangan Iptu Teddy Rohendi, Kanit Ranmor Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, tersangka yang saat ini bekerja sebagai karyawan swasta itu mendatangi dua toko berbeda.
Pada transaksi pertama, Sekar membayar menggunakan uang palsu yang berhasil diterima oleh pihak kasir. Tak puas dengan hasil tersebut, ia kembali mencoba melakukan transaksi di kasir yang berbeda di toko yang sama pada hari yang sama.
Kronologi semakin jelas ketika tersangka kembali melakukan pembelian di toko lain. Pada transaksi ketiga, ia menyerahkan 11 lembar uang palsu. Saat uang tersebut dicek oleh kasir, keaslian uang tersebut diragukan.
Kejanggalan ini memicu kecurigaan sehingga satpam yang berjaga di mal segera mengambil tindakan. Hasil pengecekan pun menunjukkan uang yang digunakan bernilai palsu.
Tak lama setelah kejadian, pihak keamanan dan kepolisian langsung bergerak cepat dengan mengamankan tersangka.
Dalam penggeledahan, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 2.235 lembar uang pecahan Rp100.000 senilai total Rp223.500.000, satu unit iPhone 11 ProMax, dan satu unit HP Xiaomi Redmi.
Tindakan tegas ini menggambarkan betapa seriusnya aparat dalam menangani praktik pengedaran uang palsu yang merugikan perekonomian masyarakat dan kredibilitas sistem keuangan.
Keterangan polisi menyebutkan bahwa latar belakang tersangka yang pernah dikenal sebagai artis menambah dimensi baru dalam kasus ini. Kini, Sekar Arum Widara harus menghadapi proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Pelaku Penipuan Properti Akui Pakai Uang Korban untuk Judi, Terungkap Kronologisnya
Pihak kepolisian berjanji akan terus menggali informasi lebih lanjut guna memastikan semua bukti terkait kasus ini dapat diproses secara hukum demi keadilan.
Langkah cepat dan koordinasi yang teruji antar satuan keamanan menjadi bukti komitmen aparat dalam upaya memberantas modus penipuan yang kian marak di masyarakat.
Kasus ini menjadi peringatan keras akan konsekuensi hukum bagi siapa pun yang mencoba merusak kepercayaan publik melalui peredaran uang palsu.