Sulawesitoday - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono mendesak dilakukannya investigasi mendalam atas insiden ledakan saat pemusnahan amunisi di Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang mengorbankan belasan jiwa, termasuk prajurit TNI.
Dia menegaskan, penyelidikan harus berlangsung transparan agar akar permasalahan terkuak dan tragedi serupa tak terulang kembali.
Peristiwa naas itu terjadi pada Minggu lalu, ketika puluhan kontainer berisi amunisi kadaluarsa tengah dihancurkan. Ledakan dahsyat mengguncang lokasi dan menimbulkan kepanikan warga sekitar.
“Kami mencatat setidaknya 15 korban tewas—sebanyak delapan di antaranya adalah prajurit—serta puluhan luka-luka,” ungkap Budisatrio dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/5/2025).
Dalam pertemuan dengan jajaran TNI, anggota DPR ini menekankan pentingnya audit menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) logistik serta mekanisme pemusnahan amunisi.
“Kita perlu menelisik setiap tahapan; mulai penerimaan, penyimpanan, hingga proses penghancuran barang senjata,” ujarnya. Audit ini, menurut Budisatrio, vital untuk menentukan titik lemah tata kelola amunisi yang berpotensi memicu bencana.
Tak hanya itu, Budisatrio juga mengingatkan komponen perlindungan warga sipil dalam setiap operasi militer berisiko tinggi. Dia menyarankan evaluasi dan perketat sosialisasi kepada masyarakat sekitar lokasi aktivitas militer. Pembatasan akses yang jelas dan rambu-rambu keselamatan wajib dipasang untuk mencegah dampak meluas.
“Keselamatan jiwa—baik prajurit maupun warga—harus jadi prioritas utama,” tegasnya.
Sebagai bentuk solidaritas, Komisi I DPR RI berkomitmen mendukung penuh upaya TNI dalam penyelidikan dan perbaikan prosedur. Budisatrio menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi cermin bagi seluruh pihak agar mendisiplinkan tiap instruksi teknis yang ada.
Baca Juga: Tim Resmob Polres Tojo Una-Una Bekuk Dua Maling Sekaligus di Ampana
Di akhir pernyataannya, Wakil Ketua DPR itu menyampaikan belasungkawa mendalam untuk keluarga korban. Ia berharap umat dan negara memberikan kekuatan bagi mereka yang ditinggalkan.
“Semoga arwah para prajurit dan warga yang gugur mendapat tempat terbaik, dan keluarganya diberi ketabahan menghadapi masa sulit ini,” pungkasnya.