kriminal

Menteri Bahlil Diteriaki Penipu di Sorong, Kabur Lewat Belakang Bandara Hindari Pendemo

Sabtu, 7 Juni 2025 | 15:51 WIB
Kemarahan membuncah di Sorong saat Menteri Bahlil dituding kabur, meninggalkan janji dialog. Protes penambangan nikel di Raja Ampat kian memanas.

"Jangan anggap Papua, apalagi Raja Ampat, sebagai tanah kosong yang bebas dijual dan digarap. Di sana ada manusia, ada sejarah, ada kehidupan yang harus dihormati," seru salah satu orator.

Sebuah pengingat telak bahwa Raja Ampat bukan sekadar peta, melainkan hamparan hidup yang diwariskan turun-temurun.

Di tengah derasnya arus investasi, masyarakat adat dan pegiat lingkungan kian memancarkan semangat. Pembangunan, kata mereka, tak boleh mengorbankan alam dan budaya lokal.

Baca Juga: Video Viral Puluhan Jamaah Haji Sulteng Terlantar Tanpa Tenda, Tidur di Jalan

Raja Ampat, bukan hanya milik Papua, namun mahkota dunia yang harus dijaga bersama.

"Pembangunan sejati adalah yang berpihak pada alam dan manusia, bukan pada keuntungan sesaat," tutup pernyataan sikap mereka, mengakhiri aksi damai yang berujung ricuh di bandara Sorong.

Halaman:

Tags

Terkini