Sulawesitoday - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menunjukkan taringnya. Kali ini, sasarannya bukan hanya penjual rokok ilegal biasa. Melainkan jaringan supplier besar yang selama ini beroperasi di balik layar.
Dalam operasi berskala nasional, Purbaya mengklaim telah mengantongi daftar nama supplier utama rokok tanpa izin. Langkah tegas ini menjadi bagian dari strategi komprehensif memberantas peredaran rokok ilegal yang merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.
"Kami sudah panggil marketplace seperti apa, Bukalapak, Tokopedia, BliBli, semua, untuk tidak mengizinkan penjualan barang-barang ilegal, utamanya rokok, nanti yang lain juga," tegas Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Senin (22/9/2025).
-
Mengapa Marketplace Menjadi Target Utama?
Platform digital memang telah menjadi sarang peredaran rokok ilegal. Data menunjukkan ribuan toko online menjual produk tanpa izin dengan harga jauh di bawah standar pasar.
Purbaya mengungkapkan, pihak marketplace awalnya meminta waktu hingga 1 Oktober untuk melakukan pembersihan. Namun, menteri yang baru dilantik 8 September lalu ini meminta percepatan.
"Terus nanti mulai ada, kan sudah kedeteksi siapa-siapa yang jual. Kita akan mulai tangkapin. Jadi yang masih mau jual, harus berhenti, jangan jual lagi," imbuhnya dengan nada tegas.
Ancaman ini bukan main-main. Purbaya berjanji akan menindak siapa pun yang melanggar aturan impor. Tanpa pandang bulu.
-
Operasi Sapu Bersih ke Warung-Warung Kecil?
Strategi Purbaya tidak berhenti di dunia digital. Warung-warung kecil yang menjual rokok ilegal per toples dengan harga murah juga masuk radar.
"Kami juga akan cek ke supplier, bukan di situ aja, di warung-warung, katanya ada yang jual per toples murah, kita akan cek," tegasnya.
Pendekatan random check ini dipilih untuk memberikan efek kejut. Tak ada yang bisa memprediksi kapan dan di mana Purbaya akan muncul.
"Tapi yang jelas, siapapun yang jual rokok ilegal, tempat mana, saya akan datangi secara random," sambungnya dengan yakin.
Metode ini mengingatkan pada operasi-operasi besar di masa lalu. Ketika penegakan hukum dilakukan dengan pendekatan militeristik yang tegas dan terukur.
-
Bagaimana Nasib Pegawai Internal yang Terlibat?
Yang lebih mengejutkan, Purbaya juga menyasar kemungkinan keterlibatan pegawai internal. Jalur hijau impor menjadi fokus investigasi mendalam.
"Kalau impor biasanya ada jalur hijau tuh, nggak tau rokok ilegalnya lewat situ atau nggak tapi saya akan random cek," ungkapnya.