kriminal

Kronologi Kasus Rudapaksa Berulang Remaja 14 Tahun di Campalagian Polewali Mandar: Ancaman dan Uang Tutup Mulut

Jumat, 10 Januari 2025 | 18:04 WIB
Lansia di Polman perkosa tetangganya yang masih berusia 14 tahun hingga hamil. Kasus ini terungkap setelah korban didesak keluarga untuk bicara.

Sulawesitoday - Kasus pemerkosaan yang menggemparkan warga Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menjadi perhatian serius. Seorang lansia berusia 60 tahun dengan inisial AR diduga melakukan tindakan keji terhadap gadis berusia 14 tahun yang masih bertetangga dengannya. Peristiwa ini terungkap setelah keluarga korban mendesak pelaku untuk mengakui perbuatannya.

Menurut keterangan polisi, kejadian bermula ketika korban melintas di depan rumah pelaku pada suatu hari. Pelaku kemudian memanggil korban dengan alasan mengambil barang milik ayahnya. Namun, saat berada di dalam rumah, korban justru dipaksa masuk ke kamar dan mengalami tindak kekerasan seksual.

“Korban dipanggil masuk rumah, lalu tubuhnya ditindih dan mulutnya ditutup,” ungkap Kasi Humas Polres Polman, Iptu Muhapris. Ia menambahkan bahwa korban tidak bisa memberikan perlawanan karena mulutnya ditutup rapat oleh pelaku.

Setelah kejadian pertama, pelaku mencoba membungkam korban dengan memberikan uang Rp 100 ribu dan mengancam agar korban tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada siapa pun. Sayangnya, tindakan ini terus berulang hingga tujuh kali dalam periode waktu tertentu.

Ancaman yang terus-menerus membuat korban takut untuk berbicara. Namun, kondisi korban yang akhirnya hamil membuat keluarga curiga. Setelah didesak oleh keluarga korban, pelaku akhirnya mengakui semua perbuatannya.

Baca Juga: Harga Gas Melon Melonjak ke Rp 40 Ribu, Warga Mamuju Gelar Aksi Protes

Kasus ini mengundang keprihatinan masyarakat setempat. Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana mungkin kejadian seperti ini bisa berlangsung tanpa ada yang menyadarinya? Faktor kedekatan rumah pelaku dan korban mungkin menjadi salah satu alasan mengapa tindakan tersebut berlangsung berulang kali tanpa terendus oleh lingkungan sekitar.

Pihak kepolisian kini tengah memproses kasus tersebut untuk memastikan pelaku mendapat hukuman yang setimpal. “Kami akan terus mendalami kasus ini dan mengumpulkan bukti-bukti tambahan,” kata Iptu Muhapris.

Kasus ini menggarisbawahi pentingnya peran lingkungan dalam menjaga keselamatan anak-anak, terutama di wilayah yang cukup padat penduduk. Perlu adanya edukasi lebih lanjut kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya tindak kejahatan seksual di sekitar mereka.

Jika Anda mengetahui atau mencurigai adanya tindakan kekerasan serupa di lingkungan sekitar Anda, segera laporkan ke pihak berwenang. Langkah cepat bisa menyelamatkan korban dari trauma yang berkepanjangan.

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Tags

Terkini