• Selasa, 21 Juli 2026

Pj Bupati Richard Djanggola: Pelantikan Abdurin Kabupaten adalah Harapan Baru Petani Durian Parigi Moutong

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Jumat, 10 Januari 2025 | 13:26 WIB
Parigi Moutong siap ekspor durian langsung ke Tiongkok! Dari pasar tematik hingga infrastruktur, semua disiapkan demi petani durian Sulawesi Tengah.
Parigi Moutong siap ekspor durian langsung ke Tiongkok! Dari pasar tematik hingga infrastruktur, semua disiapkan demi petani durian Sulawesi Tengah.

Sulawesitoday - Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sedang mempersiapkan diri untuk menjadi pemain utama dalam industri durian nasional dan internasional. Melalui berbagai inisiatif, pemerintah daerah menggandeng petani, organisasi, dan pihak swasta untuk mengembangkan potensi durian sebagai komoditas unggulan.

Pj Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo Djanggola, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kehadiran Asosiasi Petani Durian Indonesia (Abdurin) di wilayah tersebut. "Kami sangat mendukung pembentukan Abdurin tingkat kabupaten ini," ujarnya. Langkah ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Parigi Moutong sebagai pelopor di Sulawesi Tengah.

Menjadikan Parigi Moutong "Kabupaten Durian"

Komitmen Parigi Moutong sebagai "Kabupaten Durian" telah diresmikan melalui peraturan daerah. Dengan dukungan Abdurin, pemerintah berharap mampu meningkatkan promosi durian lokal ke pasar internasional, seperti Thailand, Vietnam, dan Tiongkok. Produksi dan distribusi menjadi fokus utama untuk memastikan target ini tercapai.

"Langkah-langkah konkret harus dilakukan," tambah Djanggola. Hal ini mencakup peningkatan produksi, perluasan jaringan distribusi, serta optimalisasi pasar ekspor. Target utama, ekspor langsung ke Tiongkok, sedang dalam tahap persiapan intensif. Baca lebih lanjut di sini.

Ekspor Durian Langsung ke Tiongkok

Pemerintah daerah bekerja keras untuk merealisasikan ekspor langsung durian dari Palu ke Tiongkok. Februari mendatang, pihak Bea Cukai Tiongkok akan meninjau kesiapan fasilitas dan dokumen. "Jika semua persyaratan terpenuhi, ekspor langsung ini akan segera terlaksana," jelas Djanggola.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci dalam mewujudkan program ini. Fasilitas, seperti alat pembeku di rumah pengemasan (packing house), telah disiapkan untuk memenuhi standar internasional. Baca berita terkait di sini.

Pasar Tematik Durian di Kayubura

Langkah strategis lainnya adalah pembangunan pasar tematik khusus durian di Kayubura. Pasar ini akan menjadi pusat aktivitas durian, baik konsumsi langsung maupun penjualan produk olahan.

Produk seperti keripik dan dodol durian diharapkan menjadi ikon oleh-oleh khas daerah. "Pemerintah akan terus mendampingi pengembangan produk olahan ini melalui dinas terkait," tutur Djanggola. Pendampingan ini bertujuan agar produk lokal memiliki daya saing tinggi di pasar domestik dan internasional.

Solusi untuk Masalah Distribusi dan Harga

Distribusi dan harga kerap menjadi tantangan bagi petani durian. Meski pemerintah tidak dapat mengatur harga komoditas non-pangan pokok, pembentukan koperasi petani durian disebut sebagai solusi potensial.

"Koperasi dapat membantu petani menjangkau pembeli langsung," ungkap Djanggola. Dengan begitu, ketergantungan pada tengkulak dapat diminimalkan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi petani.

Infrastruktur untuk Mendukung Petani

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini