Sulawesitoday - Di sebuah sudut terpencil Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, penemuan yang mengguncang masyarakat kembali terjadi.
Seorang gadis ABG, Firly Kolintana, yang dilaporkan hilang sejak Juli 2024, ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Temuan ini tidak hanya menyisakan tanya, namun juga membuka tirai dugaan adanya tindak kejahatan serius.
Menurut keterangan dari Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, tim penyidik menemukan sejumlah barang pribadi di lokasi tersebut.
Di antara barang-barang tersebut, yang paling mencolok adalah sebuah alat kontrasepsi.
“Barang-barang itu, mulai dari jaket hingga alat kontrasepsi, menunjukkan bahwa korban mungkin pernah terlibat dalam situasi yang tidak seharusnya,” ujarnya dengan nada yang penuh keprihatinan.
Bayangkan saja, sebuah alat kontrasepsi yang ditemukan di tengah lokasi yang jarang dijamah manusia, menyiratkan adanya kegiatan yang disembunyikan dari pandangan umum.
Kisah bermula ketika seorang warga yang hendak menanam nilam menemukan sisa-sisa tubuh tersebut di tengah medan yang sulit dijangkau.
Lokasi penemuan yang berada di lereng kebun nilam, dengan medan terjal dan rimbun, seakan menyembunyikan rahasia kelam.
“Medan yang sulit dijangkau ini membuat banyak pertanyaan muncul. Apakah mungkin, lokasi seperti ini sengaja dipilih untuk menutupi kejahatan?” tanya Irwanto, menambahkan keheranannya akan kondisi tersebut.
Ketika mayat itu ditemukan, kondisi kerangka yang masih duduk dan setengah terkubur menjadi bukti betapa kekanak-kanakan perencanaannya.
Baca Juga: Dilema Pedagang Sayur, Dompet Ajaib Berisi Data ATM Memicu Rantai Kasus Pidana
Bukannya dikubur dalam lubang yang dalam dan tersembunyi, justru posisi duduknya mengisyaratkan bahwa penggalian dilakukan dengan terburu-buru.
“Begitu lubang dibuka, jelas terlihat bahwa korban tidak dimakamkan layaknya upacara yang semestinya. Hanya dibuat lubang seadanya,” jelasnya dengan nada sinis.