Menjadikan fasilitas kesehatan sebagai sumber pendongkrak pendapatan daerah adalah sebuah kekeliruan fatal yang melanggar nilai kemanusiaan. Rumah sakit daerah didirikan dengan mandat suci untuk mengabdi pada kemaslahatan warga negara, bukan untuk berburu keuntungan finansial demi menutup defisit anggaran wilayah.
Pemerintah daerah harus segera menyelaraskan pandangan dengan visi jangka panjang otoritas pusat. Keberhasilan sejati dari tata kelola wilayah diukur dari tingginya derajat kebugaran warga, kuatnya sistem pencegahan penyakit, serta terjaminnya mutu Pelayanan Publik yang adil tanpa membeda-bedakan status sosial.
Baca juga laporan lengkap Sulawesi Today mengenai kritik legislator terhadap orientasi PAD rumah sakit daerah di Parigi Moutong melalui tautan berikut: https://www.sulawesitoday.com/pemerintah/1222492759/legislator-ini-kritik-rs-jadi-mesin-pad-di-parigi-moutong-keberhasilan-itu-kalau-angka-orang-sakit-bisa-ditekan
Artikel Terkait
Sempat Disorot DPRD Parimo Terkait Mutu Layanan, Begini Cara dan Alur Berobat Gratis Pakai KTP
Viral Gempa Palu Merembet ke Bojonegoro, Mengapa Kita Lebih Mudah Percaya Algoritma Ketimbang Fakta BMKG?
Yon TP 918 Siapkan Seribu Prajurit untuk Bangun Parigi Moutong
DPRD Parimo: Berobat Gratis KTP Harus Bermutu! Ini Hak Pasien Jika Pelayanan Rumah Sakit Mengecewakan
Awalnya Menjadi Sorotan DPRD Parigi Moutong, Begini Strategi Daerah Lain Jaga Mutu Layanan Saat Pasien Gratis Membludak