pemerintah

Anwar Hafid Gandeng UGM dan Fuji Oil, Kebangkitan Kakao Sulteng Dimulai dari 1000 Hektare

Kamis, 24 April 2025 | 15:29 WIB
Gubernur Sulteng dan UGM ajak Fuji Oil hidupkan kejayaan kakao lewat pendataan lahan dan pelatihan hulu-hilir.

Sulawesitoday - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memacu percepatan investasi sektor kakao dengan menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dan Fuji Oil Holdings asal Jepang.

Audiensi yang berlangsung di ruang kerjanya pada Kamis (24/4/2025) itu menegaskan tekad membangkitkan kembali kejayaan kakao Sulteng sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.

Dalam pertemuan, Fuji Oil menawarkan skema pengelolaan kebun seluas seribu hektare. Menyambut peluang ini, Anwar Hafid menegaskan pentingnya “coupling” kebun existing dengan lahan baru.

“Kalau ada investor seperti Fuji Oil yang siap memoles seribu hektare, kita cukup mengcoupling kebun yang sudah ada. Dinas Perkebunan harus pastikan lahan dan sistem kerja jelas. Setelah itu, kita gas ke tahap hilirisasi,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan pendataan menyeluruh lahan kakao di seluruh kabupaten/kota.

“Langkah awal, petakan dulu luasan lahan yang potensial. Baru kemudian intensifikasi pengelolaan dan model kemitraan disesuaikan kebutuhan petani dan investor,” tambahnya.

Perwakilan Fakultas Pertanian UGM memaparkan program pelatihan industri kakao di Yogyakarta, yang melibatkan mahasiswa lokal dan asing—termasuk dari Jepang. Peserta dibekali keterampilan mulai pemrosesan biji kakao hingga pembuatan cokelat artisan.

“Tak sekadar teori, mahasiswa juga membawa pulang produk mereka sebagai bukti karya edukatif sekaligus promosi produk lokal,” ungkap salah satu dosen UGM.

Kolaborasi ini dinilai strategis untuk memperkuat kapasitas petani kakao lokal dan memacu tumbuhnya industri hilir berbasis cokelat.

Dengan sentuhan teknologi dan know-how internasional, diharapkan nilai tambah kakao meningkat signifikan, membuka peluang ekspor dan menciptakan ekosistem ekonomi rakyat yang berkelanjutan.

Baca Juga: Viral di Jagat Maya, Kasus Pengeroyokan di Lorong Pasar Labota Berujung Penangkapan Empat Tersangka

Anwar Hafid menutup audiensi dengan optimisme tinggi.

“Investasi ini bukan hanya soal modal, tetapi sinergi pengetahuan dan praktik berkelanjutan. Jika seluruh elemen bergerak selaras, kakao Sulawesi Tengah akan kembali berjaya—dari kebun hingga piring cokelat dunia.”

Tags

Terkini