pemerintah

Siswa SDN Toboli Parigi Moutong Antusias Ikuti Program Edukasi Keselamatan Lalu Lintas

Rabu, 17 September 2025 | 10:59 WIB
Siswa SDN Toboli belajar disiplin lalu lintas dari Satlantas Polres Parigi Moutong. Program edukasi keselamatan untuk generasi masa depan

Sulawesitoday - Tawa riang siswa memenuhi halaman. SDN Toboli menjadi saksi pembelajaran istimewa. Rabu pagi (17/09/2025) menjadi momentum bersejarah bagi puluhan siswa sekolah dasar tersebut.

Kehadiran petugas Satuan Lalu Lintas Polres Parigi Moutong mengubah suasana belajar. Ruang kelas berubah menjadi arena edukasi keselamatan. Materi pelajaran hari itu berbeda dari biasanya.

Program edukasi berlalu lintas ini merupakan bagian dari komitmen Polres Parigi Moutong. Upaya membangun kesadaran sejak dini. Target utamanya adalah generasi masa depan yang lebih disiplin.

"Siapa yang tahu arti lampu merah?" tanya salah satu petugas. Puluhan tangan kecil langsung terangkat antusias. Suara-suara ceria bersahutan menjawab pertanyaan.

Metode pembelajaran interaktif menjadi kunci sukses kegiatan. Para siswa tidak hanya mendengar ceramah. Mereka diajak praktik langsung mengenal rambu-rambu lalu lintas.

Materi edukasi mencakup beragam aspek keselamatan. Pentingnya menggunakan helm berstandar SNI dijelaskan dengan bahasa sederhana. Bahaya bermain di jalan raya pun disampaikan melalui cerita menarik.

Siti Nurhaliza, siswi kelas IV, tampak begitu serius memperhatikan. "Sekarang saya tahu kenapa harus pakai helm," ungkapnya dengan mata berbinar. Antusiasme serupa terlihat dari wajah teman-temannya.

Kepala SDN Toboli, Hj. Sarmila S.Pd., mengapresiasi program ini. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat dibutuhkan. "Anak-anak jadi lebih paham tentang keselamatan," katanya dengan nada puas.

Para guru mengaku mendapat insight baru. Mereka berencana mengintegrasikan materi keselamatan lalu lintas ke dalam pembelajaran. Harapannya, kesadaran siswa terus terjaga setiap hari.

AKP Aris Suhendar S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas Polres Parigi Moutong, menekankan pentingnya investasi edukasi. "Kami menanam benih kesadaran hari ini. Generasi mendatang akan menuai hasilnya," jelasnya dengan penuh keyakinan.

Program ini tidak berhenti di satu sekolah saja. Rencananya, edukasi serupa akan dilakukan secara berkelanjutan. Sekolah-sekolah lain di wilayah Parigi Moutong menjadi target berikutnya.

Kegiatan berakhir dengan pembagian stiker edukatif. Setiap siswa mendapat kenang-kenangan berupa rambu lalu lintas mini. Senyum bahagia terpancar di wajah mereka.

Dalam era digital yang serba cepat, program seperti ini menjadi oasis pembelajaran. Anak-anak belajar nilai-nilai fundamental keselamatan. Bukan hanya sekedar teori, melainkan bekal hidup yang sesungguhnya.

Satlantas Polres Parigi Moutong membuktikan peran polisi tak hanya represif. Mereka hadir sebagai pendidik yang membangun karakter bangsa. Dimulai dari hal terkecil: mengajari anak-anak untuk tertib berlalu lintas.

Halaman:

Tags

Terkini