pemerintah

Sempat Tertunda, 580 Warga Kasimbar Akhirnya Terima Gas LPG 3Kg Gratis dari Pemda Parimo

Minggu, 5 April 2026 | 09:16 WIB
Pemda Parigi Moutong tuntaskan penyaluran 580 tabung gas LPG 3Kg gratis di Kasimbar. Verifikasi ketat via KTP & KK pastikan subsidi energi tepat sasaran.

Sulawesitoday - Akhirnya tuntas juga. Sebanyak 580 tabung gas LPG 3 kilogram gratis mendarat di tangan warga Kecamatan Kasimbar. Ini bukan sekadar bagi-bagi biasa.

Ini adalah urusan menuntaskan "hutang" distribusi tahap pertama yang sempat tertunda. Pemerintah Daerah Parigi Moutong rupanya tak ingin ada warga miskin yang gigit jari hanya karena urusan teknis.

Cara mainnya ketat. Tidak bisa asal datang, lalu angkut. Ada syarat mutlak: foto kopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Masing-masing harus dua rangkap. Tanpa itu, tabung hijau tersebut tidak akan bergeser dari tempatnya.

"Penyaluran ini merupakan lanjutan dari tahap pertama, khususnya bagi masyarakat yang sudah terdaftar sebagai penerima, tetapi belum sempat mengambil jatah mereka," ujar Kasi Pengembangan Ekonomi Pemerintah Kecamatan Kasimbar, Darwis.

Angka 580 bukan muncul dari langit. Itu hasil verifikasi lapangan. Pemda Parigi Moutong sepertinya sedang alergi dengan data ganda atau salah sasaran. Maka, validasi menjadi harga mati.

Di tengah ekonomi yang sedang lesu, urusan gas adalah urusan perut. Satu tabung gratis berarti satu beban dapur yang terangkat.

Darwis dan timnya memastikan tidak ada celah bagi penyimpangan. Setiap nama di daftar harus sesuai dengan wajah yang datang membawa berkas.

Urusan administrasi memang sering dianggap ribet, tapi bagi Pemda, inilah satu-satunya cara memastikan subsidi tidak melompat ke dapur orang kaya.

Masyarakat Kasimbar pun sumringah. Responsnya positif. Di tengah harga kebutuhan yang merangkak, bantuan energi ini menjadi bantalan sosial yang nyata.

Pemda Parigi Moutong berharap langkah ini bukan sekadar seremoni, tapi dampak langsung yang bisa dirasakan di meja makan warga kurang mampu.

"Tujuan utama program ini adalah agar subsidi benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan," tegas Darwis menutup pembicaraan.

Hajat besar itu selesai. Kasimbar kini tenang. Setidaknya, untuk urusan dapur beberapa minggu ke depan.

Satpol PP Parigi Moutong Absen Usul Program 2027, Kaban Irwan: Mungkin Miskomunikasi

Tags

Terkini