• Minggu, 19 Juli 2026

Petaka MBG Spageti: 72 Siswa Keracunan, SPPG Pondok Kelapa 2 Ditutup Total

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Sabtu, 4 April 2026 | 20:42 WIB
​72 siswa di Duren Sawit keracunan usai santap menu spageti Makan Bergizi Gratis. Operasional SPPG dihentikan, biaya RS ditanggung Badan Gizi Nasional.
​72 siswa di Duren Sawit keracunan usai santap menu spageti Makan Bergizi Gratis. Operasional SPPG dihentikan, biaya RS ditanggung Badan Gizi Nasional.

Sulawesitoday - Ruang perawatan itu mendadak penuh. Sesak. Di atas kursi roda dan ranjang rumah sakit, anak-anak sekolah itu terkulai dengan selang infus menancap di lengan. Sebuah pemandangan pilu yang viral sejak Kamis lalu, kini menjadi tamparan keras bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur.

Tercatat 72 siswa dari empat sekolah—SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, 07, dan 09—tumbang secara bersamaan. Mereka diduga kuat keracunan usai menyantap menu kiriman Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa 2.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bergerak cepat. Sabtu (4/4) kemarin, ia menyisir lorong RSKD Duren Sawit untuk memastikan kondisi para siswa.

"Gejala yang dialami umumnya meliputi demam, mual, muntah, dan diare," ujar Pramono usai menjenguk korban. Meski situasi sempat mencekam, ia bernapas agak lega karena kondisi pasien kini relatif stabil. "Kami berharap proses pemulihan berlangsung satu sampai dua hari ke depan."

Telunjuk Mengarah ke Spageti

Dugaan sementara mengerucut pada satu menu: spageti.

Padahal, komposisi gizi hari itu terlihat mewah di atas kertas. Ada mix vegetables, scramble egg tofu, stroberi, hingga bakso tiga butir dengan siraman saus bolognese. Namun, kelezatan itu berubah menjadi petaka bagi pencernaan puluhan bocah tersebut.

Pramono sendiri tidak mau gegabah, meski pengamatan kasat mata mengarah ke sana. "Saya lihat sebagian besar korban terdampak memang diduga dari makanan spageti-nya. Tapi saya tidak mau berandai-andai," tegasnya. Kini, sampel makanan sedang diuji di laboratorium untuk mencari tahu di mana letak kesalahannya. Apakah pada bahan baku, proses pengolahan, atau distribusi?

Urusan biaya? Aman. Badan Gizi Nasional (BGN) sudah menyatakan siap pasang badan. Seluruh ongkos perawatan di RSKD Duren Sawit, RS Pondok Kopi, hingga RS Harum akan ditanggung sepenuhnya. Keluarga korban tidak perlu merogoh kocek sepeser pun.

Evaluasi dan Nasib SPPG

Buntut dari peristiwa ini, SPPG Pondok Kelapa 2 dipaksa tiarap. Operasionalnya dihentikan total. Evaluasi besar-besaran sedang dilakukan untuk membedah standar prosedur mereka.

Lalu, bagaimana dengan nasib makan siang para siswa besok?

Heboh Tabel Gizi MBG Ramadan: Benarkah Satu Butir Dimsum Mengandung 28 Gram Protein?

Program MBG dipastikan tidak berhenti. BGN sudah menunjuk SPPG alternatif untuk mem-back up distribusi makanan ke sekolah-sekolah terdampak. Harapannya, perut siswa tetap terisi tanpa ada lagi aroma obat rumah sakit di akhir cerita.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini