Bahkan urusan dapur pun dipelototi. Subsidi LPG 3 kilogram sedang ditata ulang agar tidak salah alamat. Baginya, keadilan adalah ketika subsidi singgah di rumah orang miskin, bukan di dapur orang mampu.
Birokrasi Tanpa Jarak
Terakhir, soal administrasi. Erwin tidak ingin warga di wilayah utara harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk selembar KTP. Pencetakan dokumen kependudukan harus didekatkan ke depan pintu rumah warga.
Acara di Palasa Tangki itu ditutup dengan sebuah ajakan yang pragmatis. Tanpa jargon yang melangit. Ia hanya minta satu hal: persatuan. Sebab, sehebat apa pun ide bupati, tak akan jadi apa-apa tanpa tangan-tangan rakyat yang bergerak di kebun-kebun durian.
Parigi Moutong sedang mencoba berlari, dan Erwin ingin memastikan tidak ada warganya yang tertinggal di belakang.
Sempat Tertunda, 580 Warga Kasimbar Akhirnya Terima Gas LPG 3Kg Gratis dari Pemda Parimo