• Kamis, 4 Juni 2026

Erik Ten Hag Membela Marcus Rashford Setelah Kalah dari Liverpool di Premiere League 2024/2025, Soroti Taktik dan Performa di Old Trafford

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Senin, 2 September 2024 | 21:58 WIB
Manchester United kalah 0-3 dari Liverpool di Old Trafford karena kesalahan taktik dan performa buruk beberapa pemain kunci. #ManchesterUnited #Liverpool #EPL (Nur Rafiqa)
Manchester United kalah 0-3 dari Liverpool di Old Trafford karena kesalahan taktik dan performa buruk beberapa pemain kunci. #ManchesterUnited #Liverpool #EPL (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Manchester United mengalami kekalahan telak 0-3 dari Liverpool dalam laga EPL 2024/2025 di Old Trafford, Sabtu (31/8/2024). Erik Ten Hag membantah tudingan yang menyebutkan bahwa ia terlalu mengandalkan Marcus Rashford, meskipun penyerang tersebut tampil tidak impresif.

Erik Ten Hag menegaskan bahwa keputusannya untuk memainkan Rashford selama 90 menit murni karena pertimbangan taktis.

Erik Ten Hag menilai Rashford memberikan kontribusi yang signifikan meski Manchester United kalah dari Liverpool.

"Pertama-tama, dia membuat dua peluang yang sangat bagus untuk Zirkzee dan Anda harus mengakui hal itu," ujar Ten Hag dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Ten Hag juga mengungkapkan bahwa Rashford bermain baik dan layak untuk tetap berada di lapangan hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Manchester United Rencana Lepas Casemiro, Manuel Ugarte Diproyeksikan Sebagai Pengganti di Lini Tengah dan Dampaknya terhadap Taktik Lini Tengah Tim

Pertandingan ini juga menjadi ajang adu strategi antara dua manajer asal Belanda, Erik Ten Hag dan Arne Slot. Arne Slot, yang baru pertama kali menukangi Liverpool di EPL, berhasil membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0.

Tiga gol Liverpool dicetak oleh Luis Diaz dan Mohamed Salah, yang memanfaatkan buruknya fase build-up Manchester United.

Liverpool tampil dengan strategi high press yang efektif, memanfaatkan kesalahan Manchester United di lini tengah. Casemiro dan Mainoo, yang menjadi poros utama dalam fase build-up, tampil buruk dan sering kehilangan bola.

Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Gravenberch, yang tampil cemerlang sebagai gelandang box-to-box untuk memutus serangan Manchester United.

Baca Juga: Legenda Liverpool Ramal Pemecatan Erik Ten Hag Melihat dari Kecocokan Data dan Analisis Tiga Pertandingan Pertama Manchester United di Premier League

Manchester United sebenarnya sempat mendapatkan momentum dan menciptakan beberapa peluang, namun eksekusi yang buruk menghalangi mereka untuk mencetak gol. Liverpool dengan tenang menghadapi tekanan dan justru mencetak gol dari situasi transisi yang cepat.

Permainan defensif Liverpool yang solid membuat mereka mampu mempertahankan keunggulan dan mengamankan tiga poin.

Arne Slot dalam wawancara pasca pertandingan memuji ketenangan timnya dalam menghadapi situasi transisi. Ia menekankan bahwa strategi high press dan permainan dari belakang menjadi kunci kemenangan Liverpool.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini