Sulawesitoday - Keputusan besar telah diambil oleh Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Indonesia ini resmi mengumumkan bahwa hanya 26 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2024. Sebelumnya, 33 pemain dipanggil untuk menjalani pemusatan latihan di Bali. Dari jumlah itu, empat nama harus dicoret, termasuk Alfan Suaib yang terpaksa mundur karena masalah kesehatan.
“Ini adalah keputusan sulit,” ujar Shin dalam konferensi pers singkat usai laga uji coba melawan Bali United. Pertandingan yang digelar pada 3 Desember itu berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 bagi Timnas. Namun, Shin mengakui, “Tempo permainan kami masih di bawah harapan.”
Pemusatan latihan, yang dimulai sejak 28 November 2024, menjadi momen penting untuk mengevaluasi kemampuan pemain. Fokus Shin saat ini adalah memperbaiki taktik dan meningkatkan kekompakan tim.
Skuad Muda dengan Misi Besar
Mayoritas dari 26 pemain yang dipilih adalah pemain muda U-22, sebuah langkah berani yang menegaskan fokus Shin pada pembinaan jangka panjang. Hanya delapan pemain senior, seperti Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam, yang diikutsertakan. Keputusan ini seolah mengirim pesan bahwa Piala AFF bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga persiapan matang menuju SEA Games 2025 di Thailand.
Baca Juga: Piala AFF 2024: Suporter Buru Tiket Laga Panas Vietnam vs Indonesia, Hampir Ludes
Meski begitu, tantangan tidak ringan. Indonesia tergabung di Grup B bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan lawan tangguh Vietnam. Laga pertama melawan Myanmar, yang akan digelar di Stadion Thuwunna pada 9 Desember, menjadi ujian pembuka.
Dukungan Penuh untuk Tim Garuda
Shin Tae-yong tidak segan meminta dukungan dari masyarakat Indonesia. “Kami butuh energi dari suporter untuk memberikan yang terbaik,” katanya. Harapan besar memang disematkan pada skuad muda ini, yang diharapkan tampil maksimal meski minim pengalaman di level senior.
Para pemain juga telah menunjukkan semangat luar biasa selama pemusatan latihan. Tapi, faktanya, banyak pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. Uji coba melawan Bali United menjadi bukti bahwa ada celah yang harus ditutup, terutama dalam hal kecepatan permainan.
Dengan jadwal ketat—empat pertandingan fase grup hingga 21 Desember—Shin dan tim tidak memiliki banyak waktu untuk berleha-leha. “Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi soal bagaimana kami tumbuh sebagai tim,” tambahnya.
Artikel Terkait
Debut Penuh Tekanan, Mampukah Ong Kim Swee Selamatkan Persis Solo dari Zona Degradasi?
Rp125 Ribu untuk Dukung Garuda Muda! Tiket Mulai Dijual Besok, Jangan Lewatkan
Dukungan Publik Jadi Kunci: Shin Tae-yong Pasang Taruhan Besar pada Skuad U-22
Piala AFF 2024: Suporter Buru Tiket Laga Panas Vietnam vs Indonesia, Hampir Ludes
Beckham Putra, Harapan yang Belum Terwujud untuk Timnas Senior