Ini berarti, ular piton Burma tidak hanya bisa memangsa hewan yang ukurannya setara, namun mungkin juga yang lebih besar, terutama dengan kemampuan rahang mereka yang luar biasa fleksibel.
Satu hal yang pasti, keberadaan ular piton Burma di Everglades bukan lagi sekadar fenomena aneh. Mereka telah mengubah wajah ekosistem ini secara dramatis, dan penemuan terbaru ini menjadi bukti nyata akan invasi yang masih terus berlangsung. Jika tidak segera diatasi, kita mungkin hanya tinggal menunggu waktu sebelum keanekaragaman hayati Everglades benar-benar runtuh.