Baca Juga: Kisah Menakjubkan Si Manusia Pohon Dedi, Pria dengan Kutil Menyerupai Akar Pohon
Bahkan, awal tahun ini, sebuah fosil dinosaurus jenis baru ditemukan di Jiangxi, yang diperkirakan berasal dari 90 juta tahun yang lalu. Dengan catatan ini, jelas bahwa Asia masih menyimpan banyak misteri geologi dan paleontologi yang belum tersibak.
Untuk sekarang, Port Island akan tetap tertutup bagi publik, setidaknya sampai penggalian lebih lanjut selesai dilakukan. Walaupun tidak ada waktu pasti kapan penggalian ini akan selesai, Pittman menyatakan bahwa penemuan kerangka yang lebih besar bisa memerlukan penggalian tambahan di masa mendatang.
"Jika mereka akhirnya menemukan satu atau dua kerangka dinosaurus besar, mereka mungkin harus kembali musim panas mendatang, dan musim panas setelah itu," ungkapnya.
Bagi publik yang penasaran, fosil-fosil dari Port Island ini akan dipamerkan di Heritage Discovery Centre Hong Kong mulai Jumat, 25 Oktober. Pameran ini diharapkan akan menginspirasi minat lebih dalam pada sejarah geologi Hong Kong dan Asia, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung peninggalan dari masa prasejarah ini.
Penemuan fosil dinosaurus di Hong Kong ini merupakan momentum yang penting, tidak hanya bagi para peneliti di sana, tetapi juga bagi komunitas ilmiah internasional. Seiring berjalannya waktu, penemuan ini mungkin membuka pemahaman baru mengenai distribusi kehidupan dinosaurus di Asia dan membantu menjelaskan bagaimana wilayah ini berkembang secara geologis dari masa ke masa.
Dengan fakta-fakta baru ini, bisa jadi, Hong Kong akan menjadi salah satu pusat perhatian dalam dunia paleontologi Asia.