• Kamis, 4 Juni 2026

Fosil Dinosaurus Ditemukan di Pulau Terpencil Hong Kong, Bukti Penting dari Periode Cretaceous

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 11:10 WIB
Penemuan fosil dinosaurus pertama di Hong Kong membuka petunjuk sejarah purba yang sangat berharga. #PenemuanFosil #DinosaurusHongKong #Paleontologi #Geopark (Dwi Rahayu Putri)
Penemuan fosil dinosaurus pertama di Hong Kong membuka petunjuk sejarah purba yang sangat berharga. #PenemuanFosil #DinosaurusHongKong #Paleontologi #Geopark (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Sebuah penemuan mengejutkan mengungkap jejak kehidupan purba di tempat yang tak terduga. Fosil dinosaurus ditemukan di Port Island, sebuah pulau terpencil di timur laut Hong Kong. Fosil ini menjadi bukti pertama keberadaan dinosaurus di Hong Kong, sekaligus menjadi penemuan yang memberi petunjuk baru tentang sejarah panjang wilayah tersebut, jauh sebelum kota ini menjadi pusat perniagaan modern.

Penemuan ini diumumkan oleh Departemen Pertanian, Perikanan, dan Konservasi Hong Kong, yang mengungkap bahwa fosil vertebrata tersebut ditemukan dalam batuan sedimen di Port Island. Penemuan ini terjadi pada bulan Maret, ketika para ilmuwan mulai mendalami lapisan batuan di pulau ini yang sudah lama diprediksi menyimpan cerita dari periode geologi yang lebih tua.

Baca Juga: Tahukah Kamu Ada Spesies Baru Spesies Baru di Laut Sulawesi? Ikan Oryzias loxolepis, Bukti Luasnya Keragaman Laut Tropis

Para peneliti percaya bahwa fosil tersebut berasal dari dinosaurus berusia jutaan tahun, kemungkinan besar dari periode Cretaceous, yang berlangsung antara 145 hingga 66 juta tahun yang lalu.

Sekretaris Pembangunan Hong Kong, Bernadette Linn, menyebutkan bahwa temuan ini adalah lompatan besar dalam penelitian paleoekologi di Hong Kong. Menurut Linn, penemuan fosil ini memberikan "bukti baru yang signifikan," dan ia menyebutkan bahwa penelitian lebih lanjut sangat diperlukan. Fosil ini, selain menjadi koleksi unik bagi Hong Kong, diharapkan mampu memperkaya pemahaman akan kehidupan purba di Asia Timur.

Baca Juga: Ini Fenomena Pasir Pink di Pantai Nomo dan Pulau Komodo yang Wajib Anda Tahu

“Penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk memastikan spesies dinosaurus tersebut,” ujarnya, menekankan bahwa identifikasi lebih spesifik dari fosil ini membutuhkan waktu.

Pulau Port sendiri bukanlah wilayah sembarangan. Sejak 1979, area ini telah ditetapkan sebagai situs dengan minat ilmiah khusus dan menjadi bagian dari Geopark Global UNESCO Hong Kong. Status ini menjadikan kawasan pulau ini terproteksi dalam kerangka kerja internasional untuk kepentingan penelitian, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Tahukah Kamu? Api Abadi Desa Larangan Tokol Madura Keajaiban yang Tak Pernah Padam Meski Diguyur Hujan

Hal ini memberi dasar yang kuat untuk menutup pulau sementara guna penggalian lebih dalam, demi menemukan lebih banyak petunjuk tentang jenis dinosaurus apa yang pernah berjalan di wilayah ini.

Namun, penemuan fosil tubuh dinosaurus di Hong Kong tergolong jarang terjadi. Sebelumnya, sisa-sisa zaman dinosaurus yang ditemukan di sana hanya berupa tumbuhan dan ikan, menambah nilai unik dari penemuan ini. Asisten Profesor Michael Pittman dari Universitas Cina Hong Kong mengatakan, “Penemuan fosil dinosaurus di Hong Kong adalah hal besar karena fosil tubuh jarang ditemukan di kawasan ini.”

Baca Juga: Kisah Noor Syaidah Perjuangan Si Manusia Kawat dengan Kulit Elastis yang Unik

Ia menjelaskan bahwa di China Selatan, meski dikenal dengan temuan telur dinosaurus, fosil tubuh seperti tulang biasanya sangat sulit ditemukan. “Satu-satunya cara kita dapat menemukan fosil dinosaurus adalah jika ada sedikit saja di permukaannya yang dapat kita lihat,” ujar Pittman, menjelaskan betapa sulitnya menemukan sisa-sisa kerangka yang tersembunyi.

Penemuan ini juga menghidupkan kembali antusiasme dalam penelitian fosil di Asia, terutama setelah beberapa penemuan besar lainnya di wilayah China dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2020, para peneliti dari Akademi Ilmu Pengetahuan China telah melakukan penggalian dan menemukan fosil-fosil di beberapa provinsi, seperti Yunnan dan Jiangxi.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perahu Penjaga Dapur di Laut Lebo

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18:05 WIB

44 Negara Tanpa Laut, Bagaimana Mereka Bertahan?

Selasa, 28 Januari 2025 | 20:35 WIB