Inilah titik keseimbangan paling rapuh dalam sejarah manusia. Semuanya tergantung pada chip kecil yang dibuat di sebuah pulau yang selalu merasa terancam.
Semoga saja sumbu pendek itu tidak pernah tersulut. Karena kalau TSMC meledak, bukan cuma Taiwan yang habis, tapi kenyamanan hidup kita semua.
Dunia memang aneh. Nasib miliaran orang kini ditentukan oleh satu perusahaan "tukang jahit" chip.
TSMC menguasai 92% chip tercanggih dunia. Jika produksi berhenti sehari, ekonomi global rugi Rp80 triliun dan peradaban digital bisa mundur satu dekade. Simak mengapa Amerika lebih memilih membumihang
Baca Juga: Chip: Raja Kecil yang Menekuk Lutut Dunia
Artikel Terkait
Tambang Tombi Ditinggal Yunus, Pemulihan Lingkungan Jadi Mimpi Warga
Perang Dingin di Menara Gading AI: Musk vs Altman
Sekolah Rakyat Kemensos, Miniatur Pengentasan Kemiskinan Lewat Pendidikan Karakter 24 Jam
Sekolah Rakyat: Mengapa Kemensos Tak Mau Percaya 100 Persen pada Data untuk Menolong Anak Miskin?
Cara Cepat Instal Dapodik 2026.C Tanpa Uninstal Versi 2026.B, Cukup Patch!