teknologi

Bukan Fiksi! Ilmuwan China Klaim Chip Otak Segera Masuk Asuransi & Digunakan Publik

Senin, 9 Maret 2026 | 17:15 WIB
China agresif kembangkan teknologi chip otak BCI. Diprediksi meledak 3-5 tahun lagi, siap balap Neuralink Elon Musk dalam industri medis strategis

Rantai Pasok Efisien: Mau bikin komponen apa saja? Pabriknya tinggal sebelah rumah.

Talenta Meluber: Lulusan sains mereka jumlahnya jutaan tiap tahun.

Bahkan, tahun 2026 ini saja, mereka menargetkan lebih dari 50 pasien ikut uji coba. Jumlah uji klinis invasif mereka sekarang sudah setara dengan Amerika. Posisi kedua di dunia, tapi tarikannya makin kencang.

Asuransi dan Masa Depan

Satu hal yang bikin saya angkat topi: Keberanian eksekusi.

Di beberapa provinsi percontohan di sana, terapi BCI ini sudah masuk dalam skema asuransi kesehatan nasional. Gila, bukan? Belum juga teknologinya matang benar di seluruh dunia, mereka sudah siapkan payung ekonominya.

Nilai pasarnya? Tahun depan diprediksi tembus 5,58 miliar yuan. Atau sekitar Rp 12 triliun lebih. Uang semua itu.

Tentu tantangan masih ada. Mengubah riset laboratorium jadi alat medis yang aman itu bukan perkara gampang. Tapi melihat cara Tiongkok bekerja—yang sangat sat-set dan terstruktur—rasanya Amerika memang patut was-was.

Dulu kita bilang "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China." Sekarang mungkin pepatahnya bertambah: "Tanamlah chip sampai ke negeri China."

Apakah kita hanya akan jadi penonton? Atau hanya jadi pasar? Itu pertanyaan yang selalu mengganjal di hati saya setiap kali melihat kemajuan pesat di Utara sana.

Maling Digital, Serangan Ransomware Melejit - Tapi Korban Mulai Ogah Bayar Tebusan

Halaman:

Tags

Terkini