Sulawesitoday - RSUD Latemmamala Soppeng berbenah guna pastikan pelayanan optimal bagi warga Soppeng, Sulawesi Selatan. Dalam upaya mengembalikan kepercayaan publik, manajemen rumah sakit telah mengambil langkah konkret terkait keluhan seputar ketersediaan obat dan mutu pelayanan.
Direktur RSUD Latemmamala, Sitti Mudirusniah, menyampaikan bahwa seluruh keluhan yang diterima telah diproses dengan seksama dan ditangani melalui percepatan pengadaan obat-obatan yang sempat mengalami kekosongan.
Menurut Sitti Mudirusniah, pada bulan Februari, stok sekitar tiga puluh jenis obat mengalami kekurangan akibat berbagai kendala logistik dan distribusi.
"Dari ratusan item obat, terdapat sekitar tiga puluh jenis yang sempat kosong, namun saat ini hanya lima jenis yang masih dalam proses pengiriman dari distributor," ujarnya. Keterangan tersebut menandai upaya serius pihak RSUD dalam mengatasi permasalahan yang selama ini menjadi sorotan masyarakat.
Langkah ini tidak hanya mencakup penanganan pengadaan obat, melainkan juga perbaikan mutu pelayanan secara menyeluruh. Pihak rumah sakit telah melakukan evaluasi internal guna memastikan setiap keluhan ditanggapi secara cepat dan tepat.
"Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Semua permasalahan yang ada telah kami proses sehingga situasi pelayanan kembali normal," tegasnya. Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap RSUD Latemmamala dapat pulih dan bahkan meningkat.
Kendala kelangkaan obat di RSUD Latemmamala merupakan masalah yang tidak hanya dialami oleh rumah sakit ini, tetapi juga menjadi keluhan umum di berbagai fasilitas kesehatan. Fenomena tersebut mendorong manajemen rumah sakit untuk melakukan inovasi dalam sistem pengadaan, sehingga stok obat selalu terjaga dan ketersediaannya dapat dipantau secara real-time. Penggunaan teknologi informasi dan koordinasi yang lebih erat dengan distributor menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan ini.
Evaluasi dari pejabat daerah turut menuntut peningkatan kinerja manajemen RSUD. Sebelumnya, pejabat daerah menyatakan keprihatinan atas kondisi pelayanan yang menurun serta kekurangan obat yang berdampak pada stigma negatif di mata masyarakat.
Evaluasi tersebut dijadikan momentum bagi rumah sakit untuk menyusun strategi perbaikan jangka panjang dan meningkatkan sinergi antara aparat daerah dan manajemen rumah sakit.
Melalui berbagai upaya strategis dan inovatif tersebut, RSUD Latemmamala Soppeng bertekad untuk selalu meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Baca Juga: Insiden Mengerikan di Sulsel: Ibu Muda Hilang Kendali Saat Mencuci, Akhirnya Tewas
Setiap langkah perbaikan diharapkan dapat menjamin pasien mendapatkan perawatan optimal serta kepastian ketersediaan obat yang esensial.
Komitmen tersebut menjadi landasan bagi perbaikan sistem pelayanan kesehatan di wilayah ini, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
Dalam menghadapi tantangan ini, RSUD Latemmamala juga terus menggali potensi kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memperkuat rantai pasokan obat.
Artikel Terkait
Lebaran 2025: PT KAI Siapkan Ramp Check, Posko Terpadu, dan AMUS untuk Pastikan Layanan Prima
Transformasi Pembangunan Sulteng, Gubernur Anwar Hafid Desak Kesejahteraan Merata Lewat RPJMD Baru
Kaur Keuangan Desa Peonea Ditetapkan Tersangka Korupsi APBDes, Kerugian Negara Rp648 Jut
Aksi Curamotor Berantai, MS Akui 8 TKP Pencurian dari Yamaha hingga Honda Beat
Insiden Mengerikan di Sulsel: Ibu Muda Hilang Kendali Saat Mencuci, Akhirnya Tewas