• Senin, 22 Juni 2026

Wanita Medan Nekat Sandera Pegawai Toko HP Usai Rugi Rp10 Juta dari Promo Palsu

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Minggu, 19 April 2026 | 18:46 WIB
Merasa tertipu promo iPhone 13 Rp2 juta di TikTok dan rugi Rp10 juta, wanita Medan nekat sandera pegawai toko HP dengan parang. Pelaku ditangkap.
Merasa tertipu promo iPhone 13 Rp2 juta di TikTok dan rugi Rp10 juta, wanita Medan nekat sandera pegawai toko HP dengan parang. Pelaku ditangkap.

Setelah itu, pihak toko diduga meminta uang jaminan tambahan sebesar Rp3,5 juta. AP menurut. Lalu muncul permintaan lagi. Dan lagi. Total uang yang sudah ditransfer AP — mencapai Rp10 juta. Sementara HP yang dijanjikan tak pernah datang.

"Pelaku pun mentransfer, dan terus dimintai lagi sampai kerugian pelaku sampai Rp 10 juta."

Demikian penjelasan Poltak dalam keterangannya, Minggu, 19 April 2026.

Datang ke Toko, Tak Temukan Titik Terang

Rupanya, AP sempat berupaya menyelesaikan masalah ini secara langsung. Ia mendatangi toko. Meminta penjelasan. Meminta pengembalian uang.

Tapi tak ada titik terang.

Rasa kesal yang menumpuk — ditambah keyakinan bahwa dirinya telah ditipu — mendorong AP mengambil tindakan ekstrem. Ia kembali ke toko. Kali ini, dengan parang tersimpan di dalam tasnya.

"Karena merasa kesal handphone yang sudah dipesan tidak kunjung datang, tidak dikirim oleh pihak toko hp ke pelaku. Pelaku datang ke toko untuk meminta balik uang yang telah dikirimnya dan langsung melakukan pengancaman."

Begitu Poltak menggambarkan kronologi kejadian.

Dua Sisi Masalah yang Sama Rumitnya

Insiden ini menyisakan dua persoalan yang sama-sama pelik.

Pertama, soal AP sendiri. Apapun alasannya — merasa ditipu, merasa dirugikan, merasa tidak berdaya — menyandera orang dengan sajam adalah tindakan pidana. Tak ada ruang tawar soal itu.

Kedua, soal dugaan penipuan berkedok promo yang dilaporkan AP. Jika terbukti, praktik semacam ini — promo harga tak masuk akal di media sosial, lalu meminta uang tambahan berlapis-lapis — bukan hanya merugikan satu orang. Ini adalah modus yang sudah terlampau sering memakan korban.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lanjutan dari kepolisian setempat mengenai status hukum pihak toko maupun nasib laporan dugaan penipuan yang disebut AP. Penyelidikan tampaknya masih berjalan.

Selat Hormuz Ditutup Lagi Kurang dari 24 Jam Setelah Dibuka oleh Iran

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini