• Senin, 22 Juni 2026

Curang Oknum Ojol Terekam CCTV: Makanan Ditaruh, Difoto, Lalu Dibawa Kabur

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 1 Mei 2026 | 15:19 WIB
Aksi oknum ojol terekam CCTV ambil kembali pesanan usai difoto. Publik kecewa, namun takut beri rating buruk karena alasan keamanan privasi.
Aksi oknum ojol terekam CCTV ambil kembali pesanan usai difoto. Publik kecewa, namun takut beri rating buruk karena alasan keamanan privasi.

Sulawesitoday - Sebuah rekaman CCTV mengungkap siasat culas oknum pengemudi ojek online saat mengantar pesanan makanan ke rumah pelanggan.

Bukannya kenyang, konsumen justru gigit jari melihat makanan yang dipesan raib sesaat setelah notifikasi sampai muncul di ponsel.

Notifikasi aplikasi menunjukkan pesanan telah tiba di tujuan dengan bukti foto yang jelas. Namun, saat pagar rumah dibuka, sosok pengemudi justru terlihat memacu motornya menjauh tanpa meninggalkan bungkusan apa pun.

Baca Juga: Tabrakan KA Argo Bromo di Pulokulon: Sembilan Penumpang Terpental, Empat Orang Tewas

Rekaman kamera pengawas memperlihatkan detail kejadian yang cukup menggelikan sekaligus memprihatinkan. Driver sempat meletakkan makanan dan memotretnya sebagai laporan resmi ke sistem aplikasi.

Sejurus kemudian, tangan sang pengemudi meraih kembali bungkusan itu sebelum gas motor ditarik kencang.

"Ya Allah bang, motor doang PCX tapi mentalnya maling," tulis akun @IR Geboyy dalam kolom komentar unggahan vidio tersebut.

Publik yang menjadi korban merasa kecewa namun memilih tak memberikan rating buruk di aplikasi. Ada kekhawatiran soal keamanan karena sang pengemudi mengetahui persis letak kediaman mereka.

Baca Juga: Isak Tangis Ayah Arinjani Korban Petaka KRL Bekasi, Saat Motor Titipan Kembali Tanpa Pemiliknya

Langkah pelaporan akhirnya ditempuh melalui layanan pelanggan resmi dengan menyertakan bukti rekaman digital. Korban berharap pihak perusahaan bertindak tegas terhadap prilaku yang mencederai kepercayaan konsumen ini.

Kejadian ini memicu keprihatinan di kalangan komunitas pengemudi ojek online lainnya. Aksi satu orang dikhawatirkan merusak reputasi ribuan rekan seprofesi yang mencari nafkah dengan jujur di jalanan.

"Kasihan sama teman-teman ojol yang kerja jujur, gara-gara kelakuan abang ini pelanggan jadi berpikir negatif," ujar Fauzy Maulana, salah satu warganet. Publik mendesak agar sistem verifikasi lapangan diperketat guna meminimalisir kejadian serupa di masa depan.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini