• Sabtu, 20 Juni 2026

Disdikbud Parimo Garap PPKD Terbaru, Targetkan Kebijakan Budaya Tepat Sasaran

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Kamis, 7 Mei 2026 | 18:05 WIB
Disdikbud Parimo perbarui data Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Langkah strategis perkuat identitas lokal lewat kebijakan tepat sasaran.
Disdikbud Parimo perbarui data Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD). Langkah strategis perkuat identitas lokal lewat kebijakan tepat sasaran.

Sulawesitoday - Data kebudayaan Kabupaten Parigi Moutong yang tersusun sejak 2020 akhirnya masuk meja renovasi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat menilai dokumen lama itu sudah tak lagi presisi memotret realitas lapangan.

Gedung pertemuan itu menjadi saksi diskusi hangat para pemangku kepentingan. Mereka berkumpul dalam Focus Group Discussion (FGD) untuk memutakhirkan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD).

Pemerintah daerah menyadari betul bahwa perencanaan yang meleset berawal dari data yang keropos. Tanpa pembaruan, potensi besar kebudayaan di Bumi Khatulistiwa ini terancam hanya menjadi catatan kaki.

Baca Juga: Siswi SMA Ini Pilih Jadi Juru Parkir Demi Mandiri Selepas Sekolah

“Penyusunan PPKD yang baik akan menjadi dasar perencanaan dan pengembangan kebudayaan di daerah,” ungkap Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdikbud Parimo, Syafriani, saat membacakan sambutan Plt Kepala Dinas, Selasa (29/4).

Potret kebudayaan di Parimo memang dinamis namun butuh payung hukum yang kuat. Sejauh ini, tindak lanjut rekomendasi data lama telah membuahkan hasil berupa Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kebudayaan.

Namun, capaian itu dianggap belum cukup untuk memproteksi seluruh warisan yang ada. Data yang akurat diharapkan mampu mengidentifikasi masalah kebudayaan secara lebih sistematiss.

Melalui forum ini, pemerintah ingin merumuskan kebijakan yang benar-benar berpihak pada pelindungan tradisi. Identitas daerah dipertaruhkan jika proses inventarisasi ini dilakukan secara serampangan.

Baca Juga: Lawan Risiko Korupsi, Pemda Parigi Moutong Perkuat Sinergi dengan BPKP Sulteng

“Ini menjadi penguatan identitas daerah sekaligus pijakan dalam pelestarian budaya di tengah perkemabngan zaman,” kata Syafriani menambhakan.

Ke depan, dokumen PPKD terbaru akan menjadi rujukan tunggal bagi instansi terkait. Publik menanti langkah konkret agar penetapan cagar budaya dan pendaftaran warisan budaya tak sekadar formalitas di atas kertas.

Upaya ini menjadi sinyal bahwa Parimo sedang serius membenahi akar rumput peradabannya. Semua bermula dari data yang bersih, akurat, dan tentu saja, mutakhir.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini