Sulawesitoday - Tiga titik tanggul Sungai Tapeau jebol setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Balinggi sejak sore.
Luapan air sungai langsung menerjang permukiman dan areal persawahan warga di Dusun Antosari Desa Balinggi Jati.
Bencana ini bermula saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan sekitar sejak pukul empat sore.
Baca Juga: Jalur Trans Sulawesi Lumpuh Total Akibat Banjir Bandang di Desa Tolai Torue
Debit air sungai yang membesar membuat tanggul tidak kuat menahan arus hingga akhirnya jebol satu jam kemudian.
Air berwarna cokelat lumpur mengalir deras menggenangi jalan penghubung desa, empang, serta puluhan rumah warga.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama warga kini masih mendata jumlah rumah yang mengalami kerusakan.
"Kondisi air di lapangan sampai saat ini masih menggenang," kata petugas Pusdalops BPBD Parigi Moutong melalui keterangan tertulis.
Hujan gerimis yang masih mengguyur lokasi kejadian membuat warga sekitar khawatir banjir akan semakin meninggi.
Aparat desa bersama masyarakat setempat kini bergotong royong mengamankan barang berharga ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengirim bantuan material untuk memperkuat kembali tiga titik tanggul yang rusak.
Artikel Terkait
DPRD Parimo Siap Tes Urin Massal, Tantang Pejabat Pemda Ikut Serta
Viral Tangis Ibu di RSUD Madani Palu Akibat Birokrasi Ruwet, Netizen Desak Evaluasi Total Manajemen
Petani Poso Mengadu ke DPR, Lahan Garapan Turun-Temurun Diklaim Bank Tanah demi Lapangan Golf dan Sapi Perah Vietnam
Oprit Jembatan Sibalago Amblas Diguyur Hujan Deras, Akses Antardusun di Toribulu Terancam Putus Total
Jalur Trans Sulawesi Lumpuh Total Akibat Banjir Bandang di Desa Tolai Torue