• Minggu, 21 Juni 2026

Trauma Tsunami Palu 2018, Netizen Tuntut Pemerintah Siapkan Pengungsian Pasca Gempa M6,7

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:55 WIB
Trauma tragedi 2018 warga net desak pemerintah segera siapkan tempat pengungsian dan jalur evakuasi aman pasca gempa susulan di Palu.
Trauma tragedi 2018 warga net desak pemerintah segera siapkan tempat pengungsian dan jalur evakuasi aman pasca gempa susulan di Palu.

Sulawesitoday - Kepanikan warga net memuncak di media sosial setelah rentetan gempa bumi melanda Sulawesi Tengah. Ruang digital dipenuhi kekhawatiran mengenai kemunculan titik merah yang diduga sebagai tanda bahaya retakan tanah ke area pesisir pantai.

Masyarakat menuntut kepastian lokasi pengungsian aman dari pemerintah demi menghindari korban jiwa.

"Jangan cuma peringatan BMKG tapi tidak ada kejelasannya untuk menanganinya," tulis akun Mansyurindri dalam sebuah unggahan tanggapan kebencanaan.

Warga lokal mendesak otoritas resmi segera mengeluarkan peringatan dini evakuasi secara berkala. Hal ini dipicu oleh kemunculan lindu susulan yang terasa makin sering terjadi dan membangkitkan memori kelam tsunami delapan tahun silam.

Baca Juga: Gempa M 6,7 Guncang Palu Hari Ini, Ada Sembilan Kali Susulan

Pemerintah diminta bergerak cepat menyiapkan fasilitas tenda darurat logistik sebelum bencana besar terulang. Warga enggan penanganan medis dan evakuasi baru berjalan setelah timbul kerusakan parah serta jatuhnya korban jiwa di pemukiman.

Otoritas terkait langsung merespons kegelisahan publik dengan memperkuat koordinasi penanggulangan bencana.

"BNPB bersama BMKG dan pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang," kata Abdul Muhari.

Dampak guncangan bermagnitudo enam koma tujuh ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia. Data terkini mencatat tiga belas korban mengalami luka berat sementara dua puluh lima orang lainnya mengalami luka ringan.

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini