Sulawesitoday - Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Ricard Arnaldo, menyoroti masalah gizi yang tengah melanda Indonesia, khususnya stunting, sebagai fokus utama dalam rangka percepatan penurunan stunting tahun 2024.
Dalam Global Nutrition Report tahun 2018, disebutkan sekitar 22,2 persen balita di dunia, atau sekitar 150,8 juta anak, mengalami stunting.
Indonesia, sebagai negara dengan jumlah balita tertinggi mengalami stunting, mencatatkan diri di peringkat ke-5 dunia, dengan 30,8 persen anak mengalami kondisi tersebut.
“Fenomena ini seharusnya menjadi peringatan serius, ada kekurangan dalam manajemen penyelenggaraan pelayanan dasar,” ungkap Pj) Bupati Parigi Moutong, Ricard Arnaldo di Parigi, Kamis 28 Desember 2023.
Pelayanan yang dibutuhkan untuk mencegah dan menurunkan prevalensi stunting belum tersedia secara memadai, terutama untuk kelompok sasaran prioritas, seperti ibu hamil dan anak-anak di bawah 2 tahun, atau yang sering disebut sebagai 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Upaya percepatan penurunan stunting dianggap sebagai kegiatan prioritas daerah dan sebuah momentum strategis.
Arnaldo menyatakan perlunya penataan kembali penyelenggaraan pelayanan dasar, terutama yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, konseling gizi terpadu, air minum dan sanitasi, pendidikan anak usia dini, dan perlindungan sosial.
"Sampai saat ini, Kabupaten Parigi Moutong melalui Bappelitbangda telah melaksanakan konvergensi program dalam upaya penurunan dan pencegahan stunting," ungkap Arnaldo.
Hasil analisis situasi program pencegahan dan penurunan stunting dilakukan untuk mengidentifikasi sebaran prevalensi stunting dalam wilayah Kabupaten/Kota, termasuk sebaran keluarga berisiko stunting, situasi ketersediaan program, dan praktik manajemen layanan.
Sasaran prioritas percepatan penurunan stunting melibatkan lima kelompok, dengan memprioritaskan sumber daya yang dikelola Kabupaten/Kota untuk meningkatkan cakupan layanan intervensi gizi terintegrasi.
“Semoga seluruh pihak dapat mengikuti kegiatan ini dengan aktif, guna memanfaatkan informasi yang diperoleh sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mencapai target penurunan stunting,” tuturnya berharap.
Baca juga: Program Readsi Kementerian Pertanian Sasar 20 Desa di Kabupaten Parigi Moutong