• Kamis, 4 Juni 2026

GE Aerospace Rilis Mesin Hipersonik Terbaru: Dual-Mode Ramjet (DMRJ) dengan Detonasi Berputar

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Jumat, 29 Desember 2023 | 14:54 WIB
GE Aerospace, perusahaan pemasok mesin pesawat menemukan mesin hipersonik baru yang dapat memberikan jangkauan rudal hipersonik lebih jauh. (Foto/NewAtlas)
GE Aerospace, perusahaan pemasok mesin pesawat menemukan mesin hipersonik baru yang dapat memberikan jangkauan rudal hipersonik lebih jauh. (Foto/NewAtlas)

Sulawesitoday - GE Aerospace telah mencapai terobosan luar biasa dengan mengembangkan mesin hipersonik baru yang dapat meningkatkan jangkauan rudal hipersonik secara signifikan.

Melalui uji coba dan demonstrasi, perusahaan tersebut memperkenalkan Dual-Mode Ramjet (DMRJ) pertama di dunia yang menggunakan teknologi Detonasi Berputar (Rotating Detonation Combustion/RDC).

Pada Kamis 28 Desember 2023, Amy Gowder, Presiden dan CEO GE Aerospace, Defense & Systems, menyatakan keberhasilan demonstrasi DMRJ dengan RDC sebagai hasil dari lebih dari 10 tahun penelitian dalam Rotating Detonation Combustion (RDC).

Dia juga mengakui kontribusi strategis dari akuisisi Innoveering, yang membawa teknologi dan pengalaman terdepan dalam propulsi hipersonik dan ramjet.

Teknologi hipersonik diyakini dapat merevolusi taktik perang dengan cara yang belum pernah terjadi sejak era penerbangan supersonik.

Saat ini, prototipe rudal hipersonik cenderung menggunakan metode kendaraan luncur yang dipercepat ke ketinggian dan kecepatan tinggi sebelum mencapai kecepatan hipersonik dengan menukik.

Model konvensional ini memiliki keterbatasan dalam kemampuan manuver, jangkauan, dan efisiensi pesawat hipersonik.

Idealnya, dibutuhkan mesin yang dapat menggerakkan rudal atau pesawat secara konsisten tanpa memerlukan fase menukik (dive), meningkatkan jangkauan, dan memberikan kemampuan manuver yang lebih baik.

GE Aerospace mengatasi tantangan ini dengan merancang mesin ramjet yang menggabungkan prinsip Rotating Detonation Combustion (RDC) untuk beroperasi pada kecepatan rendah dan tinggi.

RDC memungkinkan bahan bakar dan udara terbakar dalam gelombang supersonik di celah antara dua silinder koaksial.

Mesin hipersonik ini, yang diberi nama DMRJ, memiliki keunggulan desain sederhana tanpa bagian bergerak dan dapat mentolerir aliran udara ke dalam ruangannya dengan kecepatan supersonik.

Pengujian mesin ini telah dilakukan di fasilitas GE Niskayuna di Negara Bagian New York, dan GE Aerospace berharap dapat menghasilkan versi skala penuh pada tahun 2024.

Pengembangan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pesawat hipersonik yang lebih efisien, dengan kemampuan manuver dan jangkauan yang lebih baik.

GE Aerospace, dengan fokusnya pada masa depan hipersonik, berpotensi menjadi pemimpin dalam mendorong perkembangan baru bagi industri kedirgantaraan.

Baca juga: Penelitian terkini ungkap keragaman DNA multiras China Kuno melalui Jalur Sutra

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini