Sulawesitoday - Menjelang malam pergantian tahun dari 2023 ke 2024, Kepolisian daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) menghadapi keterbatasan personel.
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengungkapkan bahwa Polri memiliki keterbatasan jumlah personel dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
"Dalam situasi ini, Polri memiliki keterbatasan, jadi semua pihak harus ikut bertanggung jawab, bukan hanya tugas Polri. Keamanan merupakan kebutuhan bersama," ungkap Djoko Wienartono di Palu pada Sabtu 30 Desember 2023.
Djoko Wienartono juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang malam pergantian tahun. Dengan waktu yang semakin mendekat, kepolisian telah memulai persiapan pengamanan untuk menyambut perayaan malam tahun baru.
"Kepolisian, bersama TNI dan pihak terkait, akan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Sulteng tetap terjaga. Langkah-langkah preventif dan preemtif telah kita lakukan," tambah Djoko.
Lebih lanjut, Djoko Wienartono mengimbau seluruh warga masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan agar masyarakat menghindari perilaku yang dapat meresahkan, seperti pesta berlebihan, konvoi kendaraan, konsumsi narkoba, minuman memabukkan, perjudian, dan perilaku seks bebas.
"Tidak perlu hura-hura. Mari kita jaga keamanan di lingkungan masing-masing agar perayaan malam tahun baru berjalan dengan aman dan nyaman," tegas Kabidhumas Polda Sulteng.
Dalam upayanya untuk menciptakan situasi yang aman, Polda Sulteng berharap kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dapat memberikan kontribusi positif demi kelancaran perayaan malam tahun baru yang damai.
Baca juga: Bawaslu Parigi Moutong Sosialisasikan Peraturan dan Non Peraturan Terkait Potensi Pidana dalam Pemilu 2024