• Selasa, 21 Juli 2026

Penanganan Darurat: Pemda Parigi Moutong Fokus pada Pertanian dan Kemanusiaan

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Rabu, 26 Juni 2024 | 11:40 WIB
Foto: Pemda Parigi Moutong melakukan pendataan lahan pertanian yang rusak akibat banjir di delapan desa pada hari Selasa. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dadan Priatna melibatkan penyuluh pertanian untuk mendapatkan data akurat di lapangan. (Aswadin)
Foto: Pemda Parigi Moutong melakukan pendataan lahan pertanian yang rusak akibat banjir di delapan desa pada hari Selasa. Kepala Bidang Tanaman Pangan Dadan Priatna melibatkan penyuluh pertanian untuk mendapatkan data akurat di lapangan. (Aswadin)

[wpseo_breadcrumb]

Penanganan Darurat: Pemda Parigi Moutong Fokus pada Pertanian dan Kemanusiaan


Langkah Cepat untuk Mengatasi Dampak Banjir


Sulawesitoday - Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melakukan langkah-langkah penanganan darurat terhadap kerusakan yang diakibatkan oleh banjir di delapan desa, dengan fokus pada sektor pertanian dan kemanusiaan.

Inisiatif Pendataan dan Identifikasi


Pada Selasa, 25 Juni 2024, Dadan Priatna, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Parigi Moutong, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang rusak akibat banjir.

“Kami saat ini melibatkan penyuluh pertanian dalam melakukan pendataan di lapangan,” ujarnya.

Banjir tersebut tidak hanya merendam kawasan pemukiman, tetapi juga merusak lahan pertanian warga. Oleh karena itu, identifikasi kerusakan lahan, terutama sawah dan kebun, menjadi prioritas.

“Perlu diidentifikasi, sebab pertanian salah satu sektor unggulan daerah yang menjadi mata pencaharian utama warga Parigi Moutong,” tambah Dadan.

Upaya Pemulihan dan Intervensi


Penanganan tidak hanya terbatas pada sektor kemanusiaan. Dadan menekankan pentingnya pemulihan sektor pertanian sebagai langkah penting dalam upaya penanggulangan dampak banjir.

Identifikasi kerusakan diperlukan agar pemerintah bisa segera mengintervensi, baik melalui pengerukan material atau bentuk penanganan lainnya.

“Data hasil identifikasi lapangan nantinya akan kami sampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong maupun tingkat provinsi,” jelas Dadan.

Status Tanggap Darurat dan Bantuan Kemanusiaan


Pemda Parigi Moutong telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir bandang selama 14 hari, dari 24 Juni hingga 7 Juli 2024.

Pemerintah setempat mengutamakan pelayanan bagi warga terdampak dengan menyiapkan posko pengungsian, membuka dapur umum, dan menyalurkan bantuan logistik.

Saat ini, sebanyak 1.500 bungkus makanan siap saji telah disalurkan kepada pengungsi di Desa Sienjo dan Sibalago.

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini