Sulawesitoday - Kim Jong Un telah mengeksekusi 30 pejabat di Korea Utara karena gagal menangani banjir besar di Provinsi Chagang pada Juli 2024.
Banjir di Provinsi Chagang pada Juli lalu menyebabkan 4.000 orang meninggal dunia dan 15.000 orang lainnya mengungsi.
Bencana tersebut juga merusak berbagai infrastruktur seperti bangunan umum, jalan raya, dan rel kereta api di wilayah terdampak.
Kim Jong Un langsung meninjau lokasi terdampak dan menyalahkan pejabat setempat atas kegagalan dalam mencegah banyaknya korban.
Ia menyatakan bahwa langkah-langkah pencegahan yang tidak diterapkan oleh para pejabat mengakibatkan ribuan nyawa melayang.
“Jika Kim memimpin Indonesia, mungkin banyak pejabat kita yang akan dieksekusi,” ujar salah satu netizen dengan akun @yessi di media sosial.
Komentar tersebut mencerminkan pandangan netizen yang merasa bahwa pemimpin Indonesia seharusnya lebih tegas seperti Kim Jong Un.
Netizen lain dengan akun @spartan menambahkan, “Kalau dia jadi presiden di Indonesia, tak ada yang berani mencalonkan diri lagi.”
Beberapa netizen juga memuji tindakan tegas Kim Jong Un, menganggapnya sebagai pemimpin yang berani mengambil keputusan ekstrem.
Akun @tribu.dei bahkan menyebut Kim Jong Un sebagai "pemimpin sejati" yang pantas dihormati atas tindakannya tersebut.
Eksekusi 30 pejabat ini menuai berbagai reaksi, mulai dari kritikan keras hingga pujian dari netizen yang Viral di Medsos.
Artikel Terkait
Viral Tarif Parkir Rp 150.000 Saat Wisuda di Tamansari Bandung, Dishub Menindak Tegas Pelanggaran Tukang Parkir yang Terbukti Menaikkan Tarif
Kolaborasi Teguh Suwandi dan Msbreewc di Hotel Singapura Viral, Netizen Pertanyakan Alasan dan Reaksi Beragam Muncul di Media Sosial
Netizen Terus Berspekulasi Soal Pacar Teguh Suwandi Viral Colab dengan Msbreewc, Apakah Caption Mesra Hanya Gimmick
Profil dan Biodata Teguh Suwandi dan Msbreewc Viral Setelah Kolaborasi Video yang Kontroversial, Inilah Fakta yang Mencuat di Media Sosial