• Kamis, 4 Juni 2026

Viral di Medsos Ayah Kandung Terekam Video Diduga Aniaya Anak Perempuan Hingga Jadi Sorotan Publik, Netizen Ungkapkan Kekecewaan

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Rabu, 11 September 2024 | 15:20 WIB
Ayah kandung diduga lakukan kekerasan terhadap anak perempuan, video viral picu kecaman publik dan tuntutan proses hukum. #KekerasanAnak #ViralMedsos #StopKekerasan (Nur Rafiqa)
Ayah kandung diduga lakukan kekerasan terhadap anak perempuan, video viral picu kecaman publik dan tuntutan proses hukum. #KekerasanAnak #ViralMedsos #StopKekerasan (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Sebuah video Viral di Medsos memperlihatkan seorang pria diduga ayah kandung melakukan kekerasan terhadap anak perempuan.

Dalam video tersebut, pria paruh baya itu tampak menarik kaki anak perempuan hingga ke depan pintu di rumah mereka.

Netizen mengecam keras aksi yang dianggap brutal itu, beberapa mengungkapkan kekhawatiran terhadap keselamatan anak tersebut.

Terekam jelas di video yang viral itu, seorang pria menampar anak perempuannya berulang kali dengan disertai teriakan dari sang anak.

Perempuan yang diduga merekam video tersebut mungkin adalah ibu korban, berdasarkan dugaan dari komentar netizen di unggahan.

Baca Juga: Viral di Medsos Polemik Kehadiran Pabrik Miras di Kawasan Industri Halal Banten yang Diresmikan Wapres K.H. Ma’ruf Amin

Netizen lain mengomentari bahwa sang ibu mungkin hanya merekam untuk bukti karena takut melawan pria tersebut.

Sampai saat ini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut.

Belum diketahui secara pasti apa motif dari tindakan yang terekam di dalam video viral tersebut.

Polisi belum mengonfirmasi identitas pelaku maupun korban, atau tindakan hukum apa yang akan diambil dalam kasus ini.

Namun, video ini memicu kemarahan publik dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya melindungi anak dari kekerasan.

Pengguna media sosial ramai mengunggah komentar kecaman, menyerukan agar pelaku segera ditangkap dan diadili.

Kutipan salah satu netizen di kolom komentar menyatakan, "Kejadian seperti ini tidak bisa dibiarkan. Anak-anak harus dilindungi, bukan disakiti!".

Hingga berita ini diturunkan, kronologi lengkap kejadian masih belum diketahui, dan proses investigasi masih berjalan.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini