Sulawesitoday - Saat nomor urut diumumkan, Ahmad Ali langsung menyatakan makna besar dari angka satu yang melekat pada pasangan mereka. "Satu itu maknanya juara. Kami dari awal sudah niat untuk jadi yang pertama," katanya dengan penuh keyakinan. Perlu dicatat, Ahmad Ali memang dikenal selalu berani bermimpi besar. Bersama Abdul Karim Al Jufri, dia berjanji akan mewujudkan Sulawesi Tengah yang mandiri dan setara. Kata-kata itu terasa kuat, apalagi jika kita tahu latar belakang mereka berdua.
Bagi Ahmad, menjadi nomor satu bukan hanya soal ambisi politik biasa, tetapi lebih pada membawa provinsi ini ke arah yang lebih baik. "Hari ini pasangan Beramal mendapat nomor urut 1 dan Insyaallah selamanya akan nomor 1," katanya lagi. Ahmad memang sering kali blak-blakan, nggak suka setengah-setengah dalam menyampaikan pesannya. Begitu juga dengan Abdul Karim, partnernya dalam Pilgub Sulawesi Tengah 2024 ini.
Berbicara soal Abdul Karim Al Jufri, dia merupakan politisi muda yang cukup menonjol dengan berbagai pengalaman. Meskipun usianya masih tergolong muda, dia sudah memegang peran penting di DPRD Sulawesi Tengah dan juga sebagai Ketua Fraksi Gerindra. Ketika diberi kesempatan berbicara, Abdul Karim langsung menyoroti pentingnya anak muda dalam politik. "Anak muda harus terlibat aktif dalam politik, kita perlu memastikan suara mereka didengar," ujarnya penuh semangat. Memang sih, generasi muda selalu jadi fokus Abdul Karim dalam setiap kebijakannya.
Ahmad Ali sendiri, bukan hanya politisi karatan, tapi juga seorang pengusaha yang dulunya terjun di sektor tambang. Sebelum masuk politik, dia membangun kariernya dari nol, dan bisa dibilang, itu yang membuat pandangannya soal ekonomi sering lebih realistis. Dia sudah terbiasa dengan angka-angka besar dan cara kerja industri. Pengalaman ini pastinya jadi modal berharga saat dirinya mencalonkan diri sebagai gubernur. Apalagi, dia sudah pernah menjabat dua periode di Komisi III DPR RI, yang makin memperkuat kredibilitasnya.
Kedua tokoh ini punya visi yang jelas untuk Sulawesi Tengah. Mereka ingin membangun provinsi ini dengan pendekatan yang berbeda, fokus pada transparansi, akuntabilitas, dan tentu saja kesejahteraan masyarakat. Mereka sadar bahwa untuk memenangkan hati pemilih, janji harus realistis dan bisa diwujudkan. Bukan hanya slogan.
Salah satu isu yang selalu ditekankan oleh Ahmad Ali dalam setiap pidatonya adalah pendidikan. Dia bilang bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka peluang anak-anak di Sulawesi Tengah. "Kita harus pastikan bahwa setiap anak di sini mendapat akses pendidikan berkualitas," ungkapnya dalam wawancara. Kata-kata ini nggak sekadar retorika politik, karena memang di bawah kepemimpinannya nanti, Ahmad ingin benar-benar menciptakan sistem pendidikan yang inklusif.
Abdul Karim juga nggak kalah peduli dengan isu-isu vital. Fokus utamanya pada kesehatan masyarakat menjadi sorotan utama dalam kampanye mereka. Dia pernah bilang, "Kita harus memastikan layanan kesehatan yang memadai agar masyarakat bisa hidup sehat dan produktif." Sebagai politisi muda, Abdul Karim paham bahwa masyarakat tidak bisa maju tanpa jaminan kesehatan yang baik. Ini menjadi salah satu alasan mengapa mereka berdua saling melengkapi.
Banyak orang melihat pasangan ini sebagai kombinasi yang menarik. Satu tokoh berpengalaman di dunia politik dan bisnis, satunya lagi politisi muda dengan semangat besar terhadap isu anak muda dan olahraga. Ngomong-ngomong soal olahraga, Abdul Karim ternyata pernah terlibat sebagai Wakil Manager Beregu Putera Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Asian Games 2018. Hal ini menunjukkan bahwa dirinya memang punya perhatian khusus terhadap prestasi anak muda, baik di bidang politik maupun olahraga.
Dengan dukungan PKB dan partai lain, peluang pasangan Ahmad Ali dan Abdul Karim Al Jufri dalam Pilgub Sulawesi Tengah 2024 terlihat cukup menjanjikan. Mereka sudah menyusun strategi kampanye yang matang, menekankan pada keterlibatan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan umum. Pilgub ini bukan hanya tentang memenangkan kursi kekuasaan, tapi juga tentang mengubah arah pembangunan Sulawesi Tengah. Jika mereka menang, jelas akan ada banyak ekspektasi besar di pundak mereka.
Dengan segala pengalaman dan visi yang mereka miliki, Sulawesi Tengah mungkin akan melihat pemerintahan baru yang lebih inklusif dan responsif. Masyarakat menginginkan pemimpin yang bisa mendengar dan bertindak, bukan hanya berjanji. Dan sejauh ini, pasangan ini terlihat serius dalam mewujudkan janji-janji mereka.
Artikel Terkait
Nomor Urut Paslon Pilkada Sulteng 2024 Resmi Diumumkan, Siapa yang Paling Siap Bertarung untuk Kursi Gubernur?