• Kamis, 4 Juni 2026

Anwar Hafid dan Reny Lamadjido Sebut Nomor Urut 2 Bermakna untuk Perdamaian di Pilkada Sulteng 2024

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Senin, 23 September 2024 | 18:50 WIB
Pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido membawa visi perdamaian dan kesejahteraan untuk Sulawesi Tengah, dengan kombinasi kebijakan pendidikan dan kesehatan. (Dwi Rahayu Putri)
Pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido membawa visi perdamaian dan kesejahteraan untuk Sulawesi Tengah, dengan kombinasi kebijakan pendidikan dan kesehatan. (Dwi Rahayu Putri)

Sulawesitoday - Pasangan Anwar Hafid dan Reny Lamadjido telah menjadi sorotan utama dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah 2024. Kombinasi unik antara pengalaman politik Anwar Hafid dan latar belakang medis Reny Lamadjido menciptakan sebuah tim yang kuat. Bagi Anwar, nomor urut 2 dalam Pilkada ini bukan hanya sekadar angka, melainkan simbol perdamaian.

"Harapan kami, masyarakat Sulawesi Tengah merasakan makna damai dari nomor 2," ujar Anwar dalam konferensi persnya 23 September 2024

Dalam banyak kesempatan, pasangan ini menekankan pentingnya harmoni di tengah kontestasi politik. Mereka percaya bahwa, meski berbeda pandangan politik, perdamaian dan persatuan harus tetap diutamakan. Apalagi, dengan latar belakang Reny di dunia kesehatan, keduanya memiliki visi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Baca Juga: Nomor Urut Paslon Pilkada Sulteng 2024 Resmi Diumumkan, Siapa yang Paling Siap Bertarung untuk Kursi Gubernur?

Anwar Hafid: Pengalaman Panjang di Pemerintahan

Anwar Hafid, pria kelahiran Morowali, Sulawesi Tengah, ini bukanlah sosok baru dalam dunia politik. Karier politiknya telah teruji melalui dua periode menjabat sebagai Bupati Morowali. Di masa kepemimpinannya, Anwar berhasil menciptakan beberapa program signifikan yang sampai saat ini masih dinikmati oleh masyarakat. Salah satunya adalah program pendidikan dan kesehatan gratis yang diluncurkan sejak 2008. Program ini diakui berhasil meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan bagi warga Morowali.

Selama memimpin, Anwar juga meluncurkan program kuliah gratis, mempermudah anak-anak Morowali untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

"Bagi saya, pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah," ungkapnya suatu ketika dalam sebuah wawancara.

Kini, sebagai anggota DPR-RI, Anwar terus berupaya memperjuangkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat. Pengalamannya di bidang pemerintahan dan kepemimpinan di tingkat daerah memberinya wawasan mendalam tentang apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat Sulawesi Tengah.

Reny Lamadjido: Kombinasi Kesehatan dan Politik

Di sisi lain, Reny Lamadjido membawa perspektif yang berbeda namun saling melengkapi. Sebagai seorang dokter spesialis dengan pengalaman panjang di sektor kesehatan, Reny memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan yang dihadapi oleh masyarakat Sulawesi Tengah, terutama dalam hal akses kesehatan. Selama kariernya, Reny pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Undata Palu dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. Dua posisi strategis ini memberi Reny pengalaman berharga dalam menangani isu kesehatan di tingkat regional.

Tidak hanya itu, Reny juga memiliki latar belakang politik yang kuat. Sebagai Wakil Wali Kota Palu, ia telah terlibat langsung dalam pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan. Kombinasi keahlian medis dan pengalamannya di birokrasi memberi Reny keunggulan tersendiri dalam merancang program-program kesehatan yang berbasis kebutuhan masyarakat.

Visi Bersama: Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Baik Anwar maupun Reny sepakat bahwa prioritas utama mereka adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sulawesi Tengah. Anwar dengan keahliannya di bidang pemerintahan, dan Reny dengan pengalaman medisnya, meyakini bahwa sinergi di antara mereka dapat menghasilkan program-program yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa kesempatan, mereka telah menggarisbawahi komitmen mereka untuk fokus pada program pendidikan dan kesehatan.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini