• Kamis, 4 Juni 2026

Nelayan Salah Tunjuk Arah, Kapal Enam Penumpang Tersesat dari Mamuju ke Balikpapan

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Jumat, 22 November 2024 | 12:26 WIB
Kapten dan penumpang KM Cahaya Rezeky tersesat karena salah arah nelayan hingga ke Laut Kalimantan, sebelum akhirnya dikawal tim SAR menuju tujuan.  (Nur Rafiqa)
Kapten dan penumpang KM Cahaya Rezeky tersesat karena salah arah nelayan hingga ke Laut Kalimantan, sebelum akhirnya dikawal tim SAR menuju tujuan. (Nur Rafiqa)

Sulawesitoday - Kapal Motor (KM) Cahaya Rezeky mengalami pengalaman tak terlupakan setelah mengalami kesalahan arah yang membuatnya tersesat di laut. Kapal ini yang berangkat dari Pelabuhan TPI Mamuju menuju Pulau Salissingan, Kecamatan Bala-balakang, seharusnya hanya menempuh perjalanan singkat.

Namun, salah informasi dari seorang nelayan membuatnya menyimpang jauh hingga ke perairan Kalimantan.

Baca Juga: Komdigi Blokir Ratusan Rekening Judi Online, BCA Jadi Sasaran Utama

Kejadian ini dimulai pada Senin, 18 November 2024, pukul 15.00 WITA. Kapal Cahaya Rezeky yang membawa enam orang penumpang, termasuk seorang balita berusia tiga tahun, awalnya berlayar dengan lancar.

Namun, dalam perjalanan, mereka berpapasan dengan seorang nelayan. Ketika ditanya arah ke Pulau Salissingan, sang nelayan menunjukkan arah utara dan menyarankan mereka untuk terus melaju sekitar 100 mil ke arah tersebut.

Baca Juga: Unggul 35,5 Persen! Nizar-Ardi Diprediksi Kuasai Parigi Moutong: Figur Kharismatik Jadi Magnet

"Kita jalan lagi ke utara, kita dapat nelayan. Kita tanya lagi mana Pulau Salissingan, dia tunjuk bahwa ke utara, (dia bilang lagi) kita lari ke utara saja sekitar 100 mil," ungkap Jupri, salah satu penumpang kapal yang juga seorang tenaga medis, Kamis (21/11/2024).

Mengikuti petunjuk tersebut, KM Cahaya Rezeky terus bergerak ke utara. Namun, harapan menemukan Pulau Salissingan berubah menjadi kebingungan ketika mereka malah menemukan instalasi pengeboran di tengah laut—indikasi bahwa mereka telah mencapai perairan dekat Balikpapan, Kalimantan.

Baca Juga: Pria Ini Janji Ngesot Sampai Madura Jika Timnas Indonesia Menang Lawan Arab Saudi, Netizen Tunggu Aksinya

“Kita ke utara kita dapat pengeboran, nah kayaknya Balikpapan ini, kembali lagi ke selatan," lanjut Jupri, menggambarkan kebingungan mereka saat itu.

Dalam kondisi ini, mereka sadar telah jauh dari tujuan awal dan memutuskan untuk kembali ke selatan. Beruntungnya, mereka bertemu seorang pemancing asal Rangas, Mamuju, yang kebetulan memiliki keluarga di Pulau Salissingan.

Baca Juga: KPK Tanpa OTT, Usulan Johanis Tanak Diterima dengan Sorak Komisi III DPR

Pemancing itu pun memberikan arahan yang lebih akurat serta bantuan solar satu jeriken untuk melanjutkan perjalanan kembali ke arah yang benar.

“Kita dapat orang pemancing, kebetulan dia orang Rangas (Mamuju), nah dia punya keluarga orang sini (Pulau Salissingan), nah kita tanya di situ di mana Pulau Salissingan," jelas Jupri.

Halaman:

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini