• Kamis, 4 Juni 2026

Klinik AI dan Masa Depan Redaksi, Harapan Besar AMSI Sulteng bersama DSLNG untuk Jurnalis Lokal

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Sabtu, 7 Desember 2024 | 19:32 WIB
Pelatihan AI pertama di Sulteng ini bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam memanfaatkan teknologi untuk menyongsong era jurnalistik digital.
Pelatihan AI pertama di Sulteng ini bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam memanfaatkan teknologi untuk menyongsong era jurnalistik digital.

Sulawesitoday - Inovasi teknologi kini semakin erat melekat dengan dunia jurnalistik. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerja sama dengan Donggi Senoro Liquefied Natural Gas (DSLNG) siap meluncurkan Klinik Artificial Intelligence (AI) untuk Redaksi selama dua hari, 10-11 Desember 2024, di Swissbel Hotel Palu.

Ketua Panitia, Rahmat Dhani, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk mengedukasi dan membekali jurnalis dengan kemampuan memanfaatkan AI dalam tugas mereka.

"Banyak yang mendaftar, tapi kami seleksi secara ketat. Peserta yang terpilih adalah mereka yang benar-benar serius," ungkapnya. Kalimat pasif seperti "peserta yang terpilih adalah mereka yang benar-benar serius" sengaja digunakan untuk mempertegas kredibilitas seleksi.

Meski baru pertama kali diadakan di Sulteng, antusiasme luar biasa terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kuota. Namun, hanya 35 jurnalis yang akan diundang untuk menjaga kualitas pelatihan.

Dari kuota tersebut, 15 peserta berasal dari Palu, lima dari Parigi-Poso, dan sepuluh dari Luwuk. Sisanya akan diisi oleh pendaftar dari sekitar Palu jika tidak terpenuhi.

Baca Juga: AMSI Rayakan HUT Ke-7: Melangkah Bersama Menuju Ekosistem Media Digital yang Lebih Sehat

Transformasi dengan Teknologi AI

Ketua AMSI Sulteng, Muhammad Iqbal, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi masa depan jurnalistik lokal. Dengan menghadirkan narasumber seperti Apni Jaya Putra, seorang AI Media Specialist, acara ini diharapkan menjadi tonggak perubahan bagi redaksi di Sulteng.

"Kami mau ilmunya bisa diserap oleh teman-teman untuk kepentingan kerja-kerja jurnalistik," kata Iqbal.

Peran AI dalam jurnalistik semakin relevan, mulai dari penyuntingan otomatis hingga analisis data untuk pengembangan konten. Namun, keberhasilan ini tetap membutuhkan pemahaman mendalam oleh manusia di balik teknologi tersebut.

Antara Ekspektasi dan Realisasi

Rahmat Dhani mengungkapkan bahwa 90 persen persiapan telah selesai. "Kami tinggal memastikan kehadiran peserta. Kalau kuota dari daerah tidak terpenuhi, akan kami alokasikan untuk teman-teman di Palu," ujarnya.

Dengan skala kegiatan yang melibatkan berbagai daerah, koordinasi menjadi tantangan tersendiri, namun semangat untuk menyukseskan acara tetap menjadi prioritas.

Bagi Anda yang tertarik pada masa depan jurnalistik, kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kreativitas.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini