• Kamis, 4 Juni 2026

2,3 Juta Tabung LPG 3 Kg Disalurkan, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Stok Aman di Libur Panjang

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Kamis, 30 Januari 2025 | 07:29 WIB
Mulai 1 Februari 2025, LPG 3 Kg tak lagi dijual ke pengecer. Warga Luwu Timur mengeluh sulit mendapat tabung, harga di pengecer tembus Rp40 ribu.
Mulai 1 Februari 2025, LPG 3 Kg tak lagi dijual ke pengecer. Warga Luwu Timur mengeluh sulit mendapat tabung, harga di pengecer tembus Rp40 ribu.

Sulawesitoday - Masyarakat yang biasa membeli LPG 3 Kg di pengecer tampaknya harus mulai bersiap.

Mulai 1 Februari 2025, agen dan pangkalan resmi tak lagi melayani penjualan kepada pengecer.

Keputusan ini diambil untuk memastikan distribusi LPG subsidi lebih tepat sasaran dan pencatatan data konsumen lebih rapi.

Region Manager Retail Sales Sulawesi PT Pertamina Patra Niaga, I Gusti Bagus Suteja, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk mempersulit masyarakat.

Melainkan untuk memastikan subsidi benar-benar sampai kepada yang berhak.

“Kami imbau bahwa mulai 1 Februari 2025, baik agen maupun pangkalan tidak lagi melayani pengecer,” ujarnya, Rabu (29/01).

Namun, pengecer tak serta-merta kehilangan peluang usaha.

Mereka diberikan kesempatan untuk beralih menjadi pangkalan resmi dengan syarat melampirkan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha.

Puluhan Ribu Pangkalan Disiapkan

Untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar, Pertamina telah menyiapkan 31.560 pangkalan LPG 3 Kg di enam provinsi Sulawesi, menjangkau 8.632 desa dan kelurahan.

Selain itu, guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama libur panjang 25-29 Januari 2025, sebanyak 2,3 juta tabung LPG 3 Kg telah disalurkan di berbagai wilayah.

Meski demikian, kebijakan ini tak lepas dari keluhan. Warga di Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, misalnya, mengaku kesulitan mendapatkan tabung LPG 3 Kg.

Baca Juga: Sri Mulyani Klaim Subsidi LPG 3 Kg Rp 30 Ribu, Warganet: Kok Kami Beli Lebih Mahal?

Sejumlah pengecer yang masih menjual, mematok harga tinggi, mencapai Rp40 ribu per tabung.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini