Sulawesitoday - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu langsung bergerak begitu menerima laporan gangguan sistem kelistrikan pada jaringan transmisi 275 kV yang melintasi Latuppa, Pamona, dan Wotu pada Ahad (11/05) malam.
Akibat gangguan tersebut, beberapa Gardu Induk di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara tercatat kehilangan tegangan, memicu padam bergilir bagi pelanggan di sejumlah titik.
Gangguan berawal saat sistem transmisi yang membawa daya dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) menuju Palu tiba-tiba terhenti. Informasi sementara menyebut ada komponen proteksi yang memicu pemutusan otomatis untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada infrastruktur.
“Ketika proteksi bekerja, aliran listrik terhenti demi keamanan jaringan,” jelas sumber internal PLN.
Menanggapi kondisi ini, Tim Operasional PLN UP3 Palu bersama petugas Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Palu, serta Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo segera menerjunkan tim lapangan.
Mereka memeriksa kondisi isolator, saklar beban, hingga relai proteksi pada beberapa titik gardu induk untuk mempercepat proses normalisasi.
Manajer PLN UP3 Palu, Yanuar, menegaskan bahwa koordinasi antarunit berlangsung intensif.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Tim kami siaga 24 jam, melakukan patroli dan pengujian ulang peralatan agar pasokan listrik dapat pulih secara bertahap dan aman,” ujar Yanuar di kantornya, Senin pagi.
Dalam langkah lanjutan, PLN juga menyiagakan trafo mobile di titik-titik strategis untuk meredam dampak gangguan listrik, terutama di area yang menjadi sentra layanan publik seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan.
Selain itu, tim customer service siap melayani informasi dan keluhan lewat call center 123 maupun aplikasi PLN Mobile.
Hingga Senin siang, tim berhasil mengembalikan tegangan di sebagian besar gardu induk terdampak. Proses pemulihan masih akan berlanjut hingga sore nanti, menurut Yanuar, agar kondisi jaringan benar-benar stabil sebelum pasokan sepenuhnya dikembalikan ke pola normal.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi lewat kanal komunikasi perusahaan. “Kami berupaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Mohon dukungan dan kesabarannya,” pungkas Yanuar.