Sulawesitoday - Jaringan transmisi utama di Jambi rusak akibat cuaca buruk. Imbasnya aliran listrik di sebagian besar wilayah Pulau Sumatera padam massal sejak Jumat malam.
Petaka pemadaman listrik massal bermula tepat pukul 18.44 WIB. Aliran arus listrik mendadak terputus total hingga membuat aktivitas warga lumpuh seketika.
Kerusakan fatal teridentifikasi pada jaringan transmisi 275 kilovolt jalur Muara Bungo menuju Sungai Rumbai. Faktor alam menjadi penyebab utama kegagalan fungsi sistem kelistrikan interkoneksi regional regional tersebut.
Baca Juga: Netizen Heboh, 446 Warga Negara Asing Daftar Kuliah di UIN Datokarama Palu Lewat Jalur Virtual
Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara Darma Saputra membenarkan kejadian itu. Gangguan transmisi di Kabupaten Bungo dipicu oleh cuaca buruk di lokasi, ujar Darma pada Sabtu pagi.
Sistem kelistrikan Pulau Sumatera mengandalkan jalur interkoneksi yang saling terhubung. Masalah serius di Muara Bungo memisahkan subsistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara dan Tengah.
Pemisahan jalur utama memicu lonjakan beban pasokan daya secara drastis. Sistem proteksi otomatis langsung aktif memutus aliran secara mandiri guna mencegah kerusakan mesin pembangkit.
Cakupan wilayah pemadaman meluas dengan cepat hingga ke Provinsi Aceh dan Riau. PLN langsung menerjunkan tim teknis gabungan ke lokasi kerusakan untuk melakukan perbaikan darurat.
Upaya perbaikan petugas sepanjang malam mulai membuahkan hasil positif. Pasokan arus listrik ke rumah warga dialirkan kembali secara bertahap sejak Sabtu dini hari.
Proses penormalan jaringan di setiap wilayah terpantau bervariasi karena memperhatikan stabilitas beban. Kawasan vital di Kota Medan dilaporkan mulai menyala kembali sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: DPR Usul 1000 Bioskop Desa di APBN 2027 demi Dobrak Monopoli Layar
Wilayah pinggiran di Deli Serdang baru menikmati listrik menyala stabil pukul 08.00 WIB. Petugas di lapangan harus memastikan pembebanan jaringan aman sebelum menyalakan arus.
Gangguan pada jaringan transmisi utama kini sudah berhasil diatasi dengan baik. Namun proses pemulihan dan sinkronisasi pada sisi pembangkit masih terus dilakukan secara bertahap, kata Darma.