Sulawesitoday - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.256 kejadian gempa bumi susulan terjadi di wilayah Sulawesi Tengah hingga Senin, 22 Juni 2026 pukul 07.30 WITA. Rentetan aktivitas seismik ini dipicu oleh patahan aktif Sesar Sausu pascagempa utama bermagnitudo 6,7 yang mengguncang kawasan darat tenggara Palu pada Selasa, 16 Juni 2026 lalu. Dari total gempa susulan tersebut, sebanyak 49 kejadian gempa dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Karakteristik dan Data Gempa Susulan
Aktivitas gempa susulan (aftershocks) masih terus terjadi karena batuan di dalam bumi sedang mencari titik kesetimbangan baru. Berikut adalah rincian data teknis yang dihimpun oleh BMKG:
- Total Gempa Susulan: 1.256 kejadian.
- Gempa yang Dirasakan: 49 kejadian.
- Kekuatan Gempa (Magnitudo): Terbesar mencapai M5,3 dan terkecil M1,4.
- Kedalaman Gempa: Kategori gempa dangkal (shallow crustal) dengan kedalaman rata-rata di bawah 10 kilometer.
Parameter Gempa Utama (Mainshock) M6,7
Gempa utama yang memicu ribuan gempa susulan ini terjadi pada pekan lalu. Karakteristik pergerakan sesar ini tidak memicu gelombang tsunami.
- Waktu Kejadian: Selasa, 16 Juni 2026 pukul 11.27 WITA
- Magnitudo Gempa: M6,7
- Lokasi Pusat Gempa: Darat, 42 kilometer Tenggara Kota Palu
- Titik Koordinat: 1,03° Lintang Selatan dan 120,24° Bujur Timur
- Kedalaman Gempa: 10 kilometer
- Jenis Mekanisme Sesar: Pergerakan turun (normal fault) pada Sesar Sausu
- Status Potensi Tsunami: Tidak berpotensi tsunami
Baca Juga: Sesar Palolo Menggeliat Hari Ini, Gempa Sigi Susulan Tembus 1163 Kali
Dampak Kerusakan dan Korban Jiwa
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD setempat terus memperbarui data dampak kerusakan. Wilayah terdampak paling parah meliputi Kabupaten Sigi, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong.
- Data Korban Jiwa dan Pengungsi
- Meninggal Dunia: 3 orang.
- Luka Berat: 17 orang.
- Luka Ringan: 108 orang.
- Total Warga Terdampak: 8.586 jiwa (2.775 Kepala Keluarga).
- Kerusakan Bangunan dan Fasilitas Publik
- Rumah Rusak Ringan: 1.955 unit.
- Rumah Rusak Sedang: 226 unit.
- Rumah Rusak Berat: 154 unit.
- Fasilitas Umum: Kerusakan plafon di Auditorium Universitas Tadulako, keretakan dinding di sejumlah hotel di Palu, serta keretakan fisik pada struktur Jembatan III Palu.
Rekomendasi Keamanan bagi Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi runtuhan bangunan. Hindari berteduh di dalam rumah yang strukturnya sudah retak atau bergeser akibat gempa sebelumnya. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan informasi resmi dari kanal mitigasi BMKG dan BNPB.