Sulawesitoday - Banjir bandang menerjang permukiman warga di Desa Lebagu Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong akibat hujan deras. Air luapan sungai menggenangi rumah beserta kawasan produktif masyarakat sejak Sabtu tengah malam.
"Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan air hingga merendam area persawahan dan empang warga," tulis Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong dalam rilis resminya, Minggu 21 Juni 2026.
Kondisi ini melumpuhkan aktivitas ekonomi. Sawah dan area tambak milik warga terendam total sehingga berpotensi memicu kerugian besar.
Baca Juga: Banjir Parigi Moutong Jebol Irigasi dan Rendam 100 Hektar Sawah di Dolago Padang
Petugas masih menghitung dampak kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat sedang mengumpulkan data riil di lapangan.
Warga bersama aparat desa bergotong royong di lokasi. Mereka membersihkan sisa material lumpur dan menyelamatkan barang berharga yang tersisa.
"Tim di lapangan terus melakukan pendataan komprehensif terkait total kerugian kerusakan rumah dan fasilitas umum," sebut Pusdalops dalam pernyataan lanjutan tertulisnya.
Kondisi genangan kini mulai menunjukkan perubahan positif. Air berangsur surut secara signifikan di seluruh titik rendaman.
Artikel Terkait
Paradoks Kesehatan, Mengapa Rumah Sakit Sepi Justru Tanda Daerah yang Sukses? Disorot DPRD Parigi Moutong
Badan Geologi Rilis Potensi Likuifaksi Sigi, Palu, Poso, dan Parigi Moutong Pascagempa Magnitudo 6,7
Banjir Rendam Parigi Moutong Tengah Malam, TRC Evakuasi Warga Olaya dan Pombalowo
Bom Waktu Banjir Bandang! Gempa Sigi M6,7 Picu 24 Longsoran Baru, Empat Bendungan Alami Terbentuk
Banjir Parigi Moutong Jebol Irigasi dan Rendam 100 Hektar Sawah di Dolago Padang