Sulawesitoday - Tanah di Sulawesi Tengah kembali bergoyang dan menyimpan ancaman lama yang mematikan.
"Peta potensi likuifaksi menunjukkan beberapa wilayah memiliki peluang mengalami likuifaksi," kata Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam konferensi pers daring pada Jumat, 19 Juni 2026.
Guncangan gempa magnitudo 6,7 di Kabupaten Sigi pada Selasa lalu memicu alarm waspada dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Kajian terbaru langsung menunjuk wilayah Kabupaten Sigi, Kota Palu, Parigi Moutong, hingga sebagian Poso masuk dalam zona rawan.
Pemerintah daerah diminta tidak abai terhadap peta kebencanaan ini saat menyusun zonasi permukiman warga.
Baca Juga: Trauma Tsunami Palu 2018, Netizen Tuntut Pemerintah Siapkan Pengungsian Pasca Gempa M6,7
"Potensi bukan berarti pasti terjadi, tetapi menunjukkan perlunya kewaspadaan dan mitigasi," ujar Lana menegaskan.
Fenomena ini mengingatkan publik pada memori kelam bencana serupa yang meluluhlantakkan wilayah ini delapan tahun silam.
Lapisan tanah berpasir yang jenuh air terancam kehilangan daya dukung akibat guncangan kuat hingga membuat bangunan ambles.
Tim di lapangan juga mulai menemukan retakan tanah, penurunan lahan, serta longsoran di beberapa titik terdampak.
Masyarakat kini diimbau menjauhi kawasan yang memperlihatkan tanda pergeseran tanah demi menghindari risiko fatal.
Pemerintah daerah wajib memakai data ini sebagai basis utama dalam menata ulang ruang dan mendirikan infrastruktur.
Penelitian lanjutan masih berjalan di lokasi bencana guna memastikan tingkat kerawanan tanah secara lebih terukur.
Artikel Terkait
Awalnya Menjadi Sorotan DPRD Parigi Moutong, Begini Strategi Daerah Lain Jaga Mutu Layanan Saat Pasien Gratis Membludak
Dilema BLUD RSUD, Mengapa Rumah Sakit Tak Boleh Hanya Kejar Target PAD Setelah Sebelumnya Disorot DPRD Parigi Moutong?
Disorot DPRD Parigi Moutong Rumah Sakit Jadi Mesin PAD, Berapa Biaya yang Hemat Jika Kita Mencegah Penyakit?
Trauma Tsunami Palu 2018, Netizen Tuntut Pemerintah Siapkan Pengungsian Pasca Gempa M6,7
Paradoks Kesehatan, Mengapa Rumah Sakit Sepi Justru Tanda Daerah yang Sukses? Disorot DPRD Parigi Moutong