berita

Buka Pelatihan Pembina PMR oleh PMI Parimo: Pesan Pemda untuk Kepala Palang Merah Remaja

Senin, 4 Desember 2023 | 20:37 WIB
Buka Pelatihan Pembina PMR oleh PMI Parimo: Pesan Pemda untuk Kepala Palang Merah Remaja Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parimo, Adrudin Nur, membuka acara pelatihan pembina Palang Merah Remaja (PMR) yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Acara berlangsung di ruang Diklat dan dihadiri oleh para pembina PMR serta anggota PMI, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pembina PMR dan mengembangkan kegiatan kemanusiaan.

Buka Pelatihan Pembina PMR oleh PMI Parimo: Pesan Pemda untuk Kepala Palang Merah Remaja

Asisten II Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Parimo, Adrudin Nur, membuka acara pelatihan pembina Palang Merah Remaja (PMR) yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Acara berlangsung di ruang Diklat dan dihadiri oleh para pembina PMR serta anggota PMI, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pembina PMR dan mengembangkan kegiatan kemanusiaan.

Adrudin Nur, yang mewakili Pj Bupati, menyampaikan bahwa PMR merupakan wadah penting untuk pembinaan dan pengembangan anggota remaja PMI, yang selanjutnya dikenal sebagai anggota PMR. Ia menjelaskan bahwa PMR hadir di seluruh cabang PMI di Indonesia dan memainkan peran strategis dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya di bidang kesehatan dan penanggulangan bencana.

"Anggota PMR menjadi kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan kemanusiaan, mempromosikan prinsip dasar Gerakan Palang Merah, dan mengembangkan kapasitas organisasi PMI. PMR menjadi cikal bakal relawan PMI di tingkat sekolah, dengan PMR Wira di level SMA, PMR Madya di level SMP, dan PMR Mula di level SD," kata Adrudin Nur.

Ia juga berharap agar peserta pelatihan dapat membentuk dan membina PMR di sekolah masing-masing, serta melatih anak-anak sekolah menjadi anggota PMR di tingkat SMA maupun SMP. Adrudin Nur menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian anggota PMR terhadap tugas-tugas PMR, yang dikenal dengan Tri Bhakti PMR, yaitu meningkatkan keterampilan, memelihara kebersihan dan kesehatan, serta mempererat persahabatan nasional dan internasional.

"Pembina PMR harus memiliki komitmen yang tinggi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Kepala ranting PMI diharapkan menjadi ujung tombak dalam pelayanan kepalangmerahan di setiap kecamatan dan meningkatkan koordinasi dengan pembimbing anggota PMR di kecamatan," tegas Adrudin Nur.

Dalam pesannya, Adrudin Nur juga meminta Dinas Pendidikan melalui UPTD untuk membantu pemantauan dan pembentukan PMR sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pengetahuan pembina PMR terkait tugas-tugas kepalangmerahan. Adrudin Nur menegaskan perlunya pengembangan organisasi PMR baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan sebagai bagian dari upaya memperkuat Gerakan Palang Merah di daerah ini.

Terkini