berita

Mengapa kita tidak bisa mengingat peristiwa yang terjadi saat bayi?

Jumat, 8 Desember 2023 | 17:11 WIB
Mengapa kita tidak bisa mengingat peristiwa yang terjadi saat bayi Memori indah peristiwa-peristiwa awal dalam kehidupan, seperti perayaan ulang tahun pertama atau momen jalan-jalan bersama orang tua saat bayi, sering kali tidak dapat diingat oleh sebagian besar orang.

Mengapa kita tidak bisa mengingat peristiwa yang terjadi saat bayi


Memori indah peristiwa-peristiwa awal dalam kehidupan, seperti perayaan ulang tahun pertama atau momen jalan-jalan bersama orang tua saat bayi, sering kali tidak dapat diingat oleh sebagian besar orang.

Fenomena ini dikenal sebagai amnesia infantil, dan pertanyaannya adalah, mengapa kita cenderung melupakan kenangan masa kecil?

Menurut informasi yang diutip dari Live Science pada Selasa 28 November 2023, penyebab utama dari amnesia infantil bukanlah karena kita tidak menyimpan informasi saat masih anak-anak. Sebaliknya, ini terjadi karena pada usia tersebut, otak kita belum sepenuhnya berfungsi untuk menggabungkan informasi ke dalam pola saraf kompleks yang kita kenal sebagai ingatan.

Sebelum usia antara 2 dan 4 tahun, anak-anak umumnya mengalami kekurangan dalam ingatan episodik, yaitu ingatan terkait detail peristiwa tertentu. Ingatan semacam ini disimpan di beberapa bagian permukaan otak atau korteks. Misalnya, memori suara diproses di korteks pendengaran di sisi otak, sementara memori visual dikelola oleh korteks visual di bagian belakang otak.

Menurut Patricia Bauer, seorang profesor psikologi di Universitas Emory, hipokampus, suatu wilayah otak yang terletak di tengah-tengah otak, memiliki peran penting dalam menyatukan dan mengikat semua bagian informasi yang tersebar menjadi satu.

"Jika Anda menganggap korteks Anda sebagai hamparan bunga, ada bunga di seluruh bagian atas kepala Anda. Hipokampus, yang terletak sangat rapi di tengah-tengah otak Anda, bertanggung jawab untuk menyatukan semuanya dan mengikatnya dalam sebuah karangan bunga," papar Bauer.

Memori, pada dasarnya, adalah pola saraf keterkaitan antara bagian-bagian otak tempat memori disimpan. Namun, potongan-potongan informasi belum dapat diikat menjadi satu hingga anak-anak mencapai rentang usia 2 sampai 4 tahun. Ini menjelaskan mengapa anak-anak yang lebih muda dari rentang usia tersebut gagal merekam episode tertentu dalam ingatan mereka.

Dengan pemahaman lebih lanjut mengenai amnesia infantil, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa ketidakmampuan mengingat peristiwa saat bayi bukanlah disebabkan oleh kurangnya kepentingan, tetapi merupakan bagian dari perkembangan normal otak manusia pada tahap-tahap awal kehidupan.

Tags

Terkini