Kejadian langka perempuan tertimpa meteorit
Sebuah kejadian unik terjadi di Kota Schirmeck, Prancis, ketika seorang perempuan mengalami kejatuhan meteorit saat tengah menikmati secangkir kopi di beranda rumahnya pada pukul 04.00 pagi waktu setempat.
Perempuan tersebut mendengar suara dentuman dari atap rumahnya, diikuti dengan jatuhnya sebuah benda dari langit. Pecahan meteorit kecil diduga memantul dari atap rumahnya dan mengenai dada dan rusuknya, menyebabkan lebam. Awalnya, ia mengira terkena hewan yang terbang, namun ternyata, ia menemukan sebuah batu kecil seukuran kerikil di kakinya.
Batu tersebut memiliki berat sekitar 1,8 ons (50 gram) dan tampak mirip dengan batuan vulkanik. Thierry Rebmann, seorang konsultan geosains, menyatakan bahwa batu tersebut terutama terbuat dari besi dan silikon, ciri khas meteorit. Rebmann menilai penemuan ini sebagai langka dan unik.
Meskipun demikian, beberapa ahli telah mempertanyakan keaslian meteorit tersebut tanpa menyebutkan nama mereka, dan alasan keraguan mereka belum dijelaskan dengan jelas. Penemuan ini mengundang perhatian ilmuwan lain, dan Rebmann menyarankan agar batu tersebut diperiksa lebih lanjut oleh para ahli meteorit.
Kejadian terkena meteorit secara langsung sangat jarang terjadi. Secara astronomis, peluang seseorang terkena meteorit secara langsung sangat kecil, dengan perkiraan antara 1 dari 1,6 juta hingga 1 dari 840 juta. Meskipun beberapa ribu meteorit mungkin menabrak Bumi setiap tahun, sebagian besar tidak terdeteksi karena jatuh di lokasi terpencil atau laut.
Sejauh ini, hanya satu orang yang secara resmi dikonfirmasi terkena meteorit, yaitu Ann Hodges pada tahun 1954 di Alabama. Dia mengalami memar besar tetapi selamat untuk menceritakan pengalamannya.
Kejadian serupa tercatat pada tahun 2021 di Kanada dan pada November 2022 di California. Meskipun langka, kejadian ini memberikan pelajaran bahwa alam semesta masih menyimpan misteri yang menarik untuk dipecahkan oleh para ilmuwan.