berita

Siput bertahan hidup sejak zaman dinosaurus, temuan fosil ungkap keajaiban evolusi

Jumat, 29 Desember 2023 | 14:35 WIB
Sulawesitoday - Sebuah temuan fosil di Hațeg Basin, Rumania, membawa peneliti menemukan fakta mengejutkan terkait kelangsungan hidup spesies siput yang diberi nama Ferussina petofiana sejak zaman dinosaurus. foto: Spesies siput Ini selamat dari kepunahan. FOTO/ WION NEWS

Sulawesitoday - Sebuah temuan fosil di Hațeg Basin, Rumania, membawa peneliti menemukan fakta mengejutkan terkait kelangsungan hidup spesies siput yang diberi nama Ferussina petofiana sejak zaman dinosaurus.

Kepunahan massal K-T yang terjadi sekitar 66 juta tahun yang lalu, akibat dampak asteroid di Meksiko, telah memusnahkan sejumlah besar spesies, namun Ferussina petofiana ternyata berhasil bertahan.

Fosil yang ditemukan mengungkapkan kekuatan cangkang siput ini, yang tampaknya tahan terhadap benturan hebat yang menyertai dampak asteroid.

Temuan ini mendukung hipotesis bahwa kemampuan cangkang yang kuat membantu kelangsungan hidup Ferussina petofiana pada masa kepunahan tersebut.

Peneliti juga menemukan bahwa siput ini mampu beradaptasi dengan lingkungan yang beragam, termasuk hutan, padang rumput, dan rawa.

Keanekaragaman habitat ini mungkin menjadi faktor kunci dalam kelangsungan hidup Ferussina petofiana setelah peristiwa kepunahan massal, di mana kondisi lingkungan berubah secara drastis.

Dr. Maria Popescu, seorang paleontolog yang terlibat dalam penelitian ini, menyatakan, "Temuan fosil ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana beberapa spesies kecil, seperti siput, dapat bertahan hidup dari peristiwa kepunahan massal yang sangat dahsyat."

Dengan menambah pemahaman tentang kepunahan massal K-T, temuan ini juga menggarisbawahi fakta bahwa spesies-spesies kecil memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem setelah peristiwa kepunahan besar.

Siput, sebagai contoh, terbukti menjadi salah satu kelompok hewan yang paling sukses dan tahan banting sepanjang sejarah Bumi, eksis selama setidaknya 72 juta tahun.

Informasi ini memberikan perspektif baru tentang evolusi siput dan kemampuannya untuk bertahan dalam peristiwa-peristiwa besar dalam sejarah planet kita.

Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai adaptasi dan kelangsungan hidup spesies kecil dalam menghadapi tantangan ekstrem pada masa lalu dan masa depan.

Baca juga: Kenapa matahari tenggelam? Misteri rotasi bumi terpecahkan!

Terkini