berita

Menapaki Sejarah Kota Bandung: Alun-alun dan 9 Tempat Wisata Di Sekitarnya

Jumat, 29 Desember 2023 | 19:42 WIB
Warga bermain di Taman Alun-alun Bandung, Jawa Barat, Sabtu (30/10/2021). Pemerintah Kota Bandung kembali membuka sejumlah taman di masa PPKM level II dengan membatasi jam kunjungan hanya selama dua jam dan syarat wajib menunjukkan bukti vaksin serta kapasitas pengunjung hanya 25 persen. Foto: tangkap layar

Sulawesitoday - Ketika matahari menyinari Jl. Asia Afrika, Balongede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, Anda akan menemukan magnet yang tak terbantahkan bagi masyarakat lokal dan para pelancong dari berbagai daerah.

Ya, itu adalah Alun-alun Bandung, tempat yang tak pernah kehilangan pesonanya, baik di siang maupun malam hari.

Sebagai bagian integral dari sejarah Kota Bandung, Alun-alun telah menjadi saksi perubahan, dari titik batas ruang prafon dan ruang sakral menjadi ruang terbuka publik yang menyenangkan.

Kota ini, yang dibangun dengan mempertimbangkan aspek kosmologi, memiliki Alun-alun sebagai salah satu elemen yang membentuknya sejak pusat pemerintahan Kabupaten Bandung pada 25 September 1810.

Tetapi Alun-alun Bandung bukan hanya tentang masa kini; ini adalah destinasi yang menyisakan jejak-jejak masa lalu yang dapat kita telusuri bersama. Mari kita menjelajahi beberapa tempat wisata menarik di sekitar Alun-alun Bandung.

  1. Kawasan Penjara Banceuy Kawasan Penjara Banceuy, resmi diresmikan pada tahun 1871 dengan nama Bantjeuyweg, adalah peninggalan bersejarah. Di sini, terdapat Penjara Banceuy yang menjadi saksi bisu bagaimana Ir Soekarno menyusun pledoi legendarisnya, "Indonesia Menggugat." Meski penjara ini dipindahkan pada 1983, kawasan Banceuy kini difungsikan sebagai pertokoan dengan tetap menyisakan sel selama Bung Karno ditahan.

  2. Kopi Aroma: Tradisi Kopi yang Tak Tergoyahkan Kopi Aroma, toko kopi industri rumahan legendaris, menjadi penanda waktu dengan pengolahan dan penjualan kopi gaya tradisionalnya yang masih berlangsung hingga kini. Didirikan pada tahun 1930 oleh Tan Houw Sian, toko ini hanya menjual dua jenis kopi matang yang dituakan: Biji Kopi Mokka Arabika selama 8 tahun dan Robusta selama 5 tahun.

  3. Masjid Al Imtijaz: Tempat Berkumpul Berbagai Budaya Meskipun terlihat seperti klenteng, Masjid Al Imtijaz diresmikan pada 6 Agustus 2010, memadukan unsur-unsur arsitektur Mandarin. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini menjadi pusat informasi dan pembinaan, terutama bagi warga Tionghoa yang ingin mempelajari Islam.

  4. Pasar Antik Cikapundung: Melacak Jejak Masa Lampau Di ujung Jalan Cikapundung Barat, terletak Pasar Antik Cikapundung yang menawarkan barang-barang antik seperti mesin ketik, lampu, kamera, piringan hitam, gelas, komik jadul, radio, bahkan lukisan.

  5. Kawasan Heritage Braga: Berjalan di Lorong Waktu Jalan Braga, kawasan ikonik yang dekat dengan pusat kota, menjadi warisan budaya dengan bentuk bangunan yang tidak berubah. Dulu dikenal sebagai Pedati Weg atau Jalan Pedati, Jalan Braga kini menjadi tempat heritage yang mempertahankan keindahannya.

  6. Braga Permai: Nostalgia dengan Sentuhan Jadul Berdiri sekitar tahun 1918-1923, Braga Permai atau Maison Bogarijen diakui sebagai restoran tertua di Kota Bandung. Suasana jadulnya menarik para pengunjung, terutama mereka yang ingin bernostalgia dengan masa lalu.

  7. Museum Konferensi Asia Afrika: Merenungi Sejarah Bersama Museum ini, didirikan pada 24 April 1980, mengenang peristiwa Konferensi Asia Afrika yang menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi negara-negara di kawasan Asia Afrika. Peninggalan-peninggalan informasi terkait Konferensi Asia Afrika disajikan secara apik.

  8. Pendopo Kota Bandung: Jejak Pertama di Alun-alun Pendopo, bangunan pertama di kawasan Alun-alun Bandung, didirikan pada tahun 1811 oleh Bupati Bandung ke-6 Wiranatakusumah II. Kini, bangunan ini menjadi rumah dinas dan kantor walikota Bandung.

  9. Masjid Bandung: Menara Kembar Penuh Sejarah Masjid Bandung, atau dikenal sebagai Masjid Raya Bandung, menjadi salah satu spot wisata populer. Berdiri sejak 1810 dengan dua menara kembar, masjid ini menawarkan pemandangan Kota Bandung yang memesona dari bagian atas menara.


Dengan jejak sejarah yang terpatri dalam setiap sudutnya, Alun-alun Bandung dan tempat wisata di sekitarnya tidak hanya menjadi destinasi pelancong, tetapi juga jendela yang membuka kembali kisah-kisah lama yang masih hidup dalam keindahan Kota Bandung.

Baca juga: Explore Ciwidey Bandung: 15 Destinasi Wisata Paling Hits

Terkini