berita

Pemda Sigi Upayakan Harga Jagung Petani Stabil Melalui Pencegahan Impor

Minggu, 26 Mei 2024 | 17:11 WIB
Foto: Seorang petani sedang menjemur jagung hasil panen di kebun miliknya. (Amirullah)

Pemda Sigi Upayakan Harga Jagung Petani Stabil Melalui Pencegahan Impor


Sulawesitoday - Harga jagung di tingkat petani Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) masih stabil di kisaran Rp3.700 per kilogram. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sigi, Rahmad Iqbal, Minggu 26 Mei 2024.


"Harga jagung posisi kemarin hasil pantauan petugas kami di tingkat pembelian sebesar Rp3.700 per kilogram," kata Rahmad Iqbal.


Meskipun harga tergolong stabil, Rahmad menjelaskan bahwa harga pembelian di tingkat petani sulit dikendalikan karena dipengaruhi oleh harga pasar, termasuk permintaan konsumen dan pasokan barang.


"Untuk harga pembelian, kami sulit kontrol karena sangat dipengaruhi harga pasar termasuk permintaan konsumen dan pasokan barangnya," jelasnya.


Rahmad menambahkan, harga jagung di tingkat petani sebelumnya sempat mencapai Rp3.900 per kilogram, namun kemudian turun menjadi Rp3.700 per kilogram.


"Harga jagung sebelumnya mencapai Rp3.900 per kilogram dan saat ini harganya turun jadi Rp3.700 per kilogram," ujar Rahmad.


Meskipun demikian, Rahmad menuturkan bahwa dengan harga di atas Rp3.000 per kilogram, petani jagung masih bisa memperoleh keuntungan.


"Berdasarkan analisa usaha tani, jika harga pembelian jagung di atas Rp3.000 per kilogram maka petani masih memperoleh keuntungan dari hasil usaha taninya," sebut Rahmad.


Di tengah fluktuasi harga jagung, Rahmad menegaskan komitmen Pemda Sigi untuk menjaga keuntungan petani jagung. Salah satu upayanya adalah dengan mendorong produksi jagung lokal tanpa impor dari luar daerah.


"Tentu kita berharap upaya pemerintah untuk tidak melakukan pembukaan kran impor jagung untuk menjaga stabilnya harga pembelian jagung di tingkat petani," tuturnya.


Upaya pencegahan impor ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani dan memberikan keuntungan yang wajar bagi para petani di Sigi.

Terkini