berita

8 Kepala Desa dan Lurah di Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Non Litigation Peacemaker

Senin, 3 Juni 2024 | 16:36 WIB
Foto: Delapan Kepala Desa dan Lurah di Sulawesi Tengah berhasil meraih penghargaan bergengsi Non Litigation Peacemaker (NLP) dalam malam anugerah Paralegal Justice Award (PJA) 2024. Salah satu di antara mereka bahkan menduduki peringkat pertama kategori Favorit Publik di Region 9. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPHN, Prof. Widodo Ekatjahjana, pada Sabtu (1/6/2024) dalam acara yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bekerja sama dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, yang mendampingi para penerima penghargaan ini, mengungkapkan rasa syukur atas capaian membanggakan tersebut. (Muhammad Aqil Azizi)

[wpseo_breadcrumb]

8 Kepala Desa dan Lurah di Sulawesi Tengah Raih Penghargaan Non Litigation Peacemaker


Dedikasi dalam Menyelesaikan Sengketa Berbuah Prestasi


Sulawesitoday - Sebanyak delapan Kepala Desa dan Lurah di Provinsi Sulawesi Tengah berhasil meraih penghargaan Non Litigation Peacemaker (NLP) pada acara Paralegal Justice Award (PJA) 2024 yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bekerja sama dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sabtu 1 Juni 2024.

Peran dan Dedikasi diakui


Kepala Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, mengungkapkan bahwa penghargaan ini diberikan kepada Kades dan Lurah yang telah berprestasi dan berintegritas dalam menyelesaikan sengketa di wilayahnya.

"Sangat bersyukur ya, 8 Kades/Lurah di Sulteng bisa melalui seleksi Paralegal Academy dengan lancar dan sukses meraih penghargaan prestisius ini," ujarnya. Hermansyah juga menambahkan bahwa dedikasi dan kinerja mereka sangat berperan penting dalam upaya Kemenkumham mewujudkan Desa/Kelurahan sebagai Anubhawa Sasana Jagaddhita.

Penghargaan untuk Masyarakat


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPHN, Prof. Widodo Ekatjahjana. Salah satu penerima penghargaan, Lurah Talise Kota Palu, Mohammad Iqbal, bahkan meraih peringkat pertama kategori Favorit Publik di Region 9.

"Peran mereka dalam menyelesaikan sengketa atau perkara di tengah-tengah masyarakat sangat kita apresiasi," tambah Hermansyah Siregar.

Daftar Penerima Penghargaan


Adapun kedelapan penerima penghargaan tersebut adalah:

Mohammad Iqbal, S.H., M.H. (Lurah Talise, Kota Palu)
Putra Maharandha Airlangga, S.STP., M.H. (Lurah Tawanjuka, Kota Palu)
Suparjono (Kades Kotaraya, Kab. Parimo)
Siti Maryam H, S.H. (Kades Uentanaga Atas, Kab. Tojo Una-Una)
Theopilus Tehampa, S.E. (Kades Watusongu, Kab. Tojo Una-Una)
Sudjono G Darus (Kades Lalos, Kab. Toli-Toli)
Moh. Taufan, S.STP., M.M. (Kades Marsaoleh, Kab. Morowali)
Asnan As’Ad, SP (Kades Geresa, Kab. Morowali)

Dampak Positif Bagi Wilayah


Hermansyah menegaskan bahwa penghargaan ini tidak hanya sebagai pengakuan, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan peran mereka dalam penerapan Restorative Justice di daerahnya.

"Optimalisasi peran sebagai NLP sangat berdampak besar bagi penerapan Restorative Justice di daerahnya, yang tentunya dapat mengurangi jumlah perkara yang bermuara di Pengadilan," ungkapnya.

Dukungan Pemerintah Daerah


Hermansyah juga mengakui dukungan dari unsur Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Sulteng, yang turut berperan dalam suksesnya kedelapan Kades/Lurah tersebut.

Bersama dengan Gubernur H. Rusdy Mastura, ia menegaskan akan terus berupaya mewujudkan wilayah Sulteng yang aman dan kondusif melalui kolaborasi dan inovasi.

Sulawesi Tengah Menuju Desa/Kelurahan Anubhawa Sasana Jagaddhita


Kades dan Lurah Berperan Penting dalam Meningkatkan Layanan Hukum


Pada acara Paralegal Justice Award (PJA) 2024 yang berlangsung pada Sabtu, 1 Juni 2024, delapan Kepala Desa dan Lurah di Sulawesi Tengah meraih penghargaan Non Litigation Peacemaker (NLP).

Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kemenkumham bekerja sama dengan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pentingnya Peran Kades dan Lurah


Menurut Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar, penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran dan integritas para Kades dan Lurah dalam menyelesaikan sengketa di wilayah mereka.

"Peran mereka dalam menyelesaikan sengketa atau perkara di tengah-tengah masyarakat sangat kita apresiasi," ujarnya.

Hermansyah juga menambahkan bahwa penghargaan ini sejalan dengan upaya Kemenkumham untuk mewujudkan Desa/Kelurahan sebagai Anubhawa Sasana Jagaddhita.

Penghargaan yang Diraih


Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPHN, Prof. Widodo Ekatjahjana. Salah satu dari delapan penerima penghargaan, Mohammad Iqbal, S.H., M.H., Lurah Talise Kota Palu, juga meraih penghargaan sebagai peserta PJA Favorit Publik di Region 9.

"Sangat bersyukur ya, 8 Kades/Lurah di Sulteng bisa melalui seleksi Paralegal Academy dengan lancar dan sukses meraih penghargaan prestisius ini," kata Hermansyah.

Nama-Nama Penerima Penghargaan


Berikut adalah daftar kedelapan penerima penghargaan tersebut:

Mohammad Iqbal, S.H., M.H. (Lurah Talise, Kota Palu)
Putra Maharandha Airlangga, S.STP., M.H. (Lurah Tawanjuka, Kota Palu)
Suparjono (Kades Kotaraya, Kab. Parimo)
Siti Maryam H, S.H. (Kades Uentanaga Atas, Kab. Tojo Una-Una)
Theopilus Tehampa, S.E. (Kades Watusongu, Kab. Tojo Una-Una)
Sudjono G Darus (Kades Lalos, Kab. Toli-Toli)
Moh. Taufan, S.STP., M.M. (Kades Marsaoleh, Kab. Morowali)
Asnan As’Ad, SP (Kades Geresa, Kab. Morowali)

Dampak Penghargaan


Hermansyah menjelaskan bahwa penghargaan ini memiliki dampak positif bagi penerapan Restorative Justice di daerah.

"Optimalisasi peran sebagai NLP sangat berdampak besar bagi penerapan Restorative Justice di daerahnya, yang tentunya dapat mengurangi jumlah perkara yang bermuara di Pengadilan," katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Komitmen Bersama


Dengan dukungan dari Gubernur H. Rusdy Mastura, Hermansyah Siregar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan menciptakan berbagai inovasi demi mewujudkan wilayah Sulawesi Tengah yang aman dan kondusif.

"Kita akan terus berkolaborasi, menciptakan berbagai inovasi, menjawab segala tantangan dengan solusi yang kita hadirkan bersama," tutup Hermansyah di Hotel Bidakara, Jakarta.

Terkini